Thursday, 10 September 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Penggemar ‘Dark Matter’ Wajib Tonton Film ‘Coherence’ yang Memutar Pikiran

Oleh Heni Maulidya September 10, 2026 46 minutes lalu 0 komentar

Bagi penggemar serial sci-fi konseptual yang membuat penasaran seperti ‘Dark Matter’, ada satu film yang sangat direkomendasikan untuk ditonton selanjutnya. Serial ‘Dark Matter’ yang diadaptasi dari buku karya Blake Crouch ini berhasil menyajikan thriller spekulatif yang penuh teka-teki, dilengkapi dengan alur cerita berliku dan jajaran aktor yang memukau. Ceritanya yang mengeksplorasi tentang alam semesta paralel dan diri-diri paralel yang memiliki niat tersembunyi ini sangat adiktif.

Jika Anda sudah tidak sabar menanti episode mingguan ‘Dark Matter’ atau telah menyelesaikan daftar serial serupa, maka film ‘Coherence’ rilisan tahun 2014 ini adalah pilihan yang sempurna. Film ini menawarkan pengalaman thriller yang sama-sama membingungkan dan memutar pikiran.

‘Coherence’ (2014) menghadirkan nuansa bahaya paranoid yang sangat mirip dengan ‘Dark Matter’, mengeksplorasi tema serupa. Jika Anda terpikat dengan konsep versi paralel diri yang mencoba merebut kehidupan Anda, bayangkan skenario di mana berbagai versi paralel diri Anda justru menciptakan kekacauan. Film ini memaksa Anda untuk mengambil tindakan ekstrem demi melindungi diri di dunia di mana Anda tidak bisa lagi yakin siapa teman sejati Anda.

Alur cerita ‘Coherence’ berlatar belakang malam sebuah ‘anomali astronomi’ ketika sebuah komet melintas sangat dekat dengan Bumi. Delapan sahabat dengan latar belakang rumit berkumpul untuk pesta makan malam. Saat drama pribadi mereka mulai mengganggu suasana, komet mencapai titik terdekatnya, listrik padam, dan kejadian aneh mulai bermunculan. Sebuah rumah di kejauhan masih memiliki listrik. Namun, ketika dua orang dari kelompok tersebut pergi ke sana, mereka menemukan bahwa rumah itu adalah rumah yang sama dengan yang baru saja mereka tinggalkan, namun berbeda. Kepulangan mereka membawa sebuah kotak berisi barang-barang pribadi dan foto-foto semua orang dengan nomor di belakangnya, menandakan malam yang panjang akan segera dimulai.

Perlahan terkuak bahwa berbagai realitas saling tumpang tindih, dan para tamu makan malam dari alam semesta lain juga telah keluar menjelajah—dan kini semuanya mungkin tercampur aduk. Tidak semua versi paralel diri dapat dipercaya. Ketegangan terus meningkat dengan munculnya surat pemerasan misterius, serangan brutal, dan penyamaran, yang berpuncak pada akhir yang mengejutkan dengan serangkaian putaran tak terduga. Baik Anda menyukai cara ‘Dark Matter’ menggambarkan upaya Jason yang putus asa untuk mempertahankan keluarganya yang asli, ide bahwa Anda tidak bisa mempercayai apa yang Anda lihat, atau elemen sci-fi berliku di inti cerita, Anda akan menyukai ‘Coherence’ karena alasan yang sama.

‘Coherence’ dapat disaksikan di Kanopy, Tubi, Hoopla, atau Plex, atau disewa di Prime Video. Bagi Anda yang menyukai eksplorasi konsep alam semesta paralel dan doppelganger, film ‘Another Earth’ (2011) menawarkan suasana yang lebih tenang dan mendalam. Film ini bercerita tentang penemuan planet mirip Bumi di hari yang sama ketika Rhoda (Brit Marling) secara tidak sengaja menabrak hingga tewas seorang anak laki-laki dan ibunya yang sedang hamil. Hidupnya hancur, dan setelah keluar dari penjara, ia mencari ayah sang anak, namun tidak berani mengaku. Ia kemudian mengikuti kontes untuk menjadi salah satu warga sipil pertama yang mengunjungi Bumi 2, yang ternyata adalah dunia cermin di mana setiap orang menjalani kehidupan yang hampir sama, namun tidak selalu persis. Penemuan ini mengarah pada akhir yang emosional dan kuat.

Jika Anda tertarik pada konflik antar karakter serupa dengan Jason di ‘Dark Matter’, maka ‘The Double’ (2013) patut ditonton. Diadaptasi dari novel pendek Fyodor Dostoyevsky, film ini dibintangi Jesse Eisenberg sebagai Simon James, seorang pria pemalu yang diabaikan banyak orang. Suatu hari, seorang pria bernama James Simon mulai bekerja di kantornya—seorang pria yang sangat mirip dengannya, namun penuh percaya diri, ekstrover, dan kejam. Kisah yang berliku tentang bagaimana James memengaruhi kehidupan Simon sangat tak terduga dan menghibur.

Pertanyaan tentang apa yang akan Anda lakukan jika bisa mengakses dimensi paralel adalah inti dari ‘Dark Matter’, dan hal yang sama menggerakkan film ‘Parallel’ (2018). Sekelompok teman kerja menemukan cermin yang memberi mereka akses ke dunia paralel. Masing-masing memanfaatkan sumber daya ini untuk keuntungan pribadi, hingga situasi menjadi sangat menyeramkan dan penuh kekerasan. Film ini menyajikan eksperimen pemikiran yang menyenangkan tentang kemungkinan dunia paralel, dengan bobot emosional yang serupa dengan ‘Dark Matter’.

Bagi yang menyukai cerita tentang perjalanan waktu dan perubahan identitas yang membingungkan, ‘Predestination’ (2014) adalah pilihan yang tepat. Diadaptasi dari cerita pendek Robert A. Heinlein, film ini berfokus pada perjalanan waktu alih-alih alam semesta paralel, namun nuansa dan cara karakter serta realitas berubah setelah setiap wahyu akan terasa sangat mirip dengan ‘Dark Matter’. Siap-siap untuk akhir cerita yang tidak dapat Anda prediksi.

Terakhir, film ‘The One’ (2001) menawarkan kesenangan yang liar dalam genre alam semesta paralel dan doppelganger antagonistik. Gabriel Yulaw (Jet Li) bekerja di sebuah badan pemerintah yang memantau multiverse. Namun, ia kemudian menjadi buronan setelah menyadari bahwa dengan membunuh 124 versi dirinya yang lain, ia dapat menyerap kekuatan dan keahlian mereka untuk menjadi makhluk seperti dewa. Ia telah mengalahkan 123 versi dirinya, hanya menyisakan satu untuk dilawan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp