Sebuah insiden nyaris terjadi di angkasa Amerika Serikat ketika dua pesawat dari maskapai American Airlines secara tidak sengaja memiliki kode panggil (call sign) yang sama. Kejadian ini berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan, namun berkat kewaspadaan tinggi dari petugas Air Traffic Control (ATC), potensi tabrakan berhasil dicegah.
Dua pesawat tersebut, American Airlines (AA) Flight 300 dan American Airlines (AA) Flight 301, diketahui memiliki kode panggil yang identik, yaitu ‘AA300’. Kesamaan ini menimbulkan kebingungan dan risiko serius bagi pengawas lalu lintas udara yang bertugas mengendalikan pergerakan pesawat di wilayah udara yang padat.
Menurut laporan dari Federal Aviation Administration (FAA), insiden ini terjadi pada 28 Januari 2024. Petugas ATC di Chicago mendeteksi adanya dua pesawat yang menggunakan kode panggil yang sama. Situasi ini langsung ditindaklanjuti dengan cepat untuk mengidentifikasi dan memisahkan kedua penerbangan tersebut guna menghindari kemungkinan bentrokan.
Seorang juru bicara FAA menyatakan, “Kami mengetahui insiden di mana dua pesawat American Airlines memiliki kode panggil yang sama. Petugas ATC kami segera mengambil tindakan korektif untuk memastikan pemisahan yang aman antara kedua pesawat.” Tindakan ini sangat krusial mengingat pentingnya identifikasi yang akurat dalam sistem kontrol lalu lintas udara.
Kesamaan kode panggil antar pesawat bukanlah hal yang lumrah terjadi, namun ketika hal itu terjadi, dapat menimbulkan ancaman serius. Kode panggil berfungsi sebagai identitas unik bagi setiap penerbangan di radar ATC. Jika dua pesawat memiliki kode yang sama, pengawas bisa salah mengidentifikasi posisi dan niat salah satu pesawat, yang berujung pada keputusan yang keliru.
Pihak American Airlines telah memberikan tanggapan terkait insiden ini. Juru bicara maskapai tersebut menegaskan bahwa mereka bekerja sama penuh dengan FAA untuk menyelidiki penyebab terjadinya kesamaan kode panggil tersebut. “Kami sedang meninjau prosedur internal kami untuk memahami bagaimana ini bisa terjadi dan untuk mencegah terulangnya kembali insiden serupa di masa mendatang,” ujar juru bicara tersebut.
FAA sendiri telah mengonfirmasi bahwa tidak ada dampak langsung terhadap keselamatan penerbangan dalam insiden ini berkat respons cepat petugas ATC. Namun, insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya sistem identifikasi yang kokoh dan kewaspadaan tanpa henti dari para profesional yang menjaga keamanan ruang udara kita.
