Wednesday, 9 September 2026
BREAKING
DUNIA

Pendiri SK Group Cetak Sejarah: Bayar Rp 29 Triliun ke Mantan Istri dalam Sidang Perceraian Terbesar Korsel

Oleh Rini Widiyarti September 9, 2026 52 minutes lalu 0 komentar

Seorang miliarder Korea Selatan, pendiri SK Group, Chey Tae-won, mencatatkan sejarah baru dalam kasus perceraian di negaranya. Ia diperintahkan pengadilan untuk membayar kompensasi senilai 1,3 triliun won, atau setara dengan Rp 14,8 triliun (dengan kurs Rp 1.140 per won, data 2024), kepada mantan istrinya, Roh So-young. Angka ini menjadi penyelesaian perceraian terbesar yang pernah tercatat di Korea Selatan.

Keputusan monumental ini dikeluarkan oleh Pengadilan Tinggi Seoul pada Kamis (30/5/2024). Angka tersebut jauh melampaui perkiraan awal yang diajukan oleh Roh So-young, yang menuntut 3 triliun won. Namun, putusan ini tetap saja memecahkan rekor sebagai penyelesaian perceraian termahal di negeri ginseng.

Dalam putusan yang dibacakan, hakim menyatakan bahwa Chey Tae-won harus menyerahkan aset senilai 1,3 triliun won kepada Roh So-young. Selain itu, pengadilan juga mengabulkan gugatan cerai yang diajukan oleh Chey Tae-won terhadap istrinya. Kasus ini telah bergulir sejak 2015, menandakan perjuangan hukum yang panjang antara kedua belah pihak.

Kisah perceraian ini bermula ketika Chey Tae-won mengajukan gugatan cerai pada Desember 2015. Namun, Roh So-young menolak tuntutan tersebut dan justru balik mengajukan gugatan balik. Perjuangan hukum ini semakin memanas ketika Chey Tae-won mengakui memiliki anak di luar nikah pada tahun 2015, yang semakin memperumit proses penyelesaian.

Sebelumnya, pada Januari 2023, pengadilan tingkat pertama memutuskan Chey Tae-won harus membayar 100 juta won kepada Roh So-young dan menyetujui perceraian. Namun, Roh So-young mengajukan banding atas putusan tersebut, menuntut pembagian aset yang lebih besar. Banding inilah yang akhirnya membuahkan hasil signifikan, yaitu penyelesaian perceraian terbesar dalam sejarah Korea Selatan.

Chey Tae-won, yang memimpin salah satu konglomerat terbesar di Korea Selatan, SK Group, memiliki kekayaan bersih yang diperkirakan mencapai miliaran dolar. SK Group sendiri merupakan grup bisnis raksasa yang bergerak di berbagai sektor, termasuk telekomunikasi, energi, semikonduktor, dan biofarmasi. Kasus perceraian ini tidak hanya menarik perhatian publik karena jumlah fantastisnya, tetapi juga karena melibatkan salah satu tokoh bisnis paling berpengaruh di negara tersebut.

Bagikan: Facebook X WhatsApp