Otoritas Pariwisata Hong Kong mengambil tindakan tegas terhadap praktik memaksa wisatawan untuk berbelanja suvenir. Dua agen perjalanan dan seorang pemandu wisata dilaporkan telah mendapatkan sanksi berupa penangguhan izin operasional mereka.
Langkah ini diambil menyusul temuan bahwa ketiga pihak tersebut terbukti bersalah dalam memaksa rombongan turis untuk melakukan pembelian barang di toko suvenir. Tindakan ini melanggar peraturan pariwisata yang berlaku di Hong Kong.
Keputusan ini disampaikan oleh Otoritas Pariwisata Hong Kong pada hari Rabu, 19 Juni 2024. Penangguhan izin operasional tersebut berlaku efektif segera setelah pengumuman.
Seorang juru bicara Otoritas Pariwisata Hong Kong menyatakan, “Kami tidak akan mentolerir praktik yang merugikan reputasi pariwisata Hong Kong. Kami berkomitmen untuk melindungi pengalaman wisatawan.” Pernyataan ini menegaskan sikap tegas otoritas terhadap pelanggaran etika kepariwisataan.
Insiden ini bermula dari laporan wisatawan yang merasa tertekan untuk membeli barang-barang di toko suvenir selama mengikuti tur. Pengelola tur diduga menggunakan berbagai cara, mulai dari persuasi berlebihan hingga ancaman implisit, agar rombongan turis melakukan transaksi pembelian.
Pihak berwenang kemudian melakukan investigasi mendalam terhadap agen perjalanan dan pemandu wisata yang terlibat. Berdasarkan bukti-bukti yang terkumpul, ditemukan bahwa praktik pemaksaan belanja memang terjadi dan telah merugikan sejumlah wisatawan.
Agen perjalanan yang disanksi adalah “Best Travel Agency” dan “City Tour Services”, sementara pemandu wisata yang berinisial “LW” juga turut dikenai sanksi serupa. Penangguhan izin ini diharapkan dapat menjadi efek jera bagi pelaku industri pariwisata lainnya agar tidak mengulangi perbuatan serupa.
Lebih lanjut, otoritas pariwisata menekankan pentingnya standar layanan yang profesional dan etis bagi para penyedia jasa wisata. Mereka mengimbau kepada seluruh agen perjalanan dan pemandu wisata untuk mematuhi kode etik yang telah ditetapkan demi menjaga kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Otoritas Pariwisata Hong Kong juga membuka saluran pengaduan bagi wisatawan yang mengalami pengalaman tidak menyenangkan selama berwisata. Laporan tersebut akan menjadi dasar untuk tindakan perbaikan dan penegakan disiplin di masa mendatang.
