PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan dan keselamatan kerja dengan melaksanakan Audit Surveillance 2. Audit ini merupakan bagian dari proses sertifikasi Sistem Manajemen Lingkungan (SML) ISO 14001:2015 dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan (SMK3L).
Dalam upaya menjaga lingkungan serta memperkuat aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), NHM telah menjalani serangkaian audit. Audit Surveillance 2 ini menjadi bukti nyata keseriusan perusahaan dalam mengimplementasikan standar internasional dalam operasionalnya.
Audit yang dilaksanakan pada 7-9 Mei 2024 ini mencakup berbagai aspek operasional NHM. Tim auditor eksternal dari PT Saratoga Investama Investama Tbk, yaitu Bapak Antonius Tjandra dan Bapak Gede Suarjaya, bertindak sebagai auditor utama. Mereka meninjau langsung kepatuhan NHM terhadap standar yang ditetapkan.
Selama proses audit, tim auditor melakukan kunjungan lapangan ke beberapa area vital di tambang Gosowong. Tinjauan mencakup Mine Planning, Processing Plant, Tailings Management Facility (TMF), dan Power Plant. Selain itu, aspek kepatuhan terhadap dokumen lingkungan dan K3 juga menjadi fokus utama pemeriksaan.
Bapak Antonius Tjandra menyampaikan apresiasinya terhadap upaya NHM. “Secara umum, NHM sudah sangat baik dalam mengimplementasikan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015 dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan (SMK3L). Kami melihat banyak sekali kemajuan yang telah dicapai oleh NHM,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima, Selasa (14/5/2024).
Lebih lanjut, Bapak Gede Suarjaya menambahkan bahwa NHM telah berhasil mempertahankan sertifikasi ISO 14001:2015 dan SMK3L. “NHM berhasil mempertahankan sertifikasi ISO 14001:2015 dan SMK3L. Ini merupakan bukti komitmen NHM dalam menjaga lingkungan dan K3,” tegasnya.
Direktur Utama PT Nusa Halmahera Minerals, Bapak H. Robert N. Riza, menyambut baik hasil audit tersebut. Beliau menekankan pentingnya standar ISO SML dan SMK3L sebagai pedoman dalam setiap kegiatan operasional perusahaan. “Kami berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan serta K3 di seluruh area kerja kami,” ungkap Bapak H. Robert N. Riza.
Komitmen NHM dalam penerapan standar SML ISO 14001:2015 dan SMK3L tidak hanya bertujuan untuk memenuhi persyaratan regulasi, tetapi juga sebagai wujud tanggung jawab perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan karyawan serta masyarakat sekitar tambang.
