Wednesday, 19 August 2026
BREAKING
DUNIA

Netanyahu Gunakan Wajah Tokoh Dunia dalam Kampanye Pemilu Israel

Oleh Heni Maulidya August 19, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan menggunakan foto dan video sejumlah tokoh dunia, termasuk Wali Kota New York Eric Adams dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, dalam materi kampanye pemilu negaranya. Langkah ini memicu kontroversi dan sorotan atas penggunaan citra tokoh internasional tanpa izin.

Dalam sebuah unggahan di platform media sosial, Netanyahu menampilkan foto-foto yang seolah-olah menunjukkan dukungan dari tokoh-tokoh tersebut untuk partainya, Likud. Salah satu yang paling mencolok adalah penggunaan wajah Wali Kota New York, Eric Adams, yang kabarnya telah membantah memberikan persetujuan untuk penggunaan citranya. Selain Adams, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan juga turut ditampilkan dalam materi kampanye, yang semakin menambah daftar tokoh internasional yang wajahnya ‘dipinjam’ oleh tim kampanye Netanyahu.

Penggunaan wajah tokoh publik, terutama dari negara lain, dalam kampanye politik memang bukan hal baru. Namun, praktik ini seringkali menuai kritik karena dianggap manipulatif dan dapat menimbulkan kesalahpahaman, terutama jika tanpa persetujuan dari pihak yang bersangkutan. Tim kampanye Netanyahu, melalui video dan foto yang tersebar, tampak berusaha membangun persepsi dukungan yang luas, bahkan melampaui batas negara.

Menanggapi hal ini, pihak Eric Adams dikabarkan telah menegaskan bahwa Wali Kota New York tersebut tidak pernah memberikan izin kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menggunakan fotonya dalam kampanye pemilu di Israel. Adams, yang merupakan Wali Kota New York ke-110, dikenal sebagai politisi yang seringkali menekankan pentingnya membangun jembatan antar komunitas dan negara. Penggunaan citranya tanpa izin ini dapat dilihat sebagai upaya untuk memanfaatkan popularitas atau citra positifnya.

Sementara itu, kehadiran wajah Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, dalam materi kampanye Netanyahu juga menimbulkan pertanyaan. Hubungan antara Israel dan Turki diketahui memiliki dinamika yang kompleks. Namun, dalam konteks kampanye pemilu, penggunaan citra Erdoğan oleh Netanyahu bisa jadi merupakan strategi untuk menarik perhatian pemilih atau untuk tujuan simbolis tertentu yang belum sepenuhnya terungkap.

Kampanye pemilu di Israel memang dikenal dengan berbagai cara kreatif dan terkadang kontroversial untuk menarik perhatian pemilih. Penggunaan wajah tokoh internasional, meskipun berisiko, tampaknya menjadi salah satu taktik yang dipilih oleh tim kampanye Netanyahu dalam upayanya meraih dukungan dalam kontestasi politik tersebut.

Bagikan: Facebook X WhatsApp