Wednesday, 22 July 2026
BREAKING
BERITA

Nanik S Deyang Undur Diri dari Kepala BGN Demi Pengobatan Jantung di Luar Negeri

Oleh Emanuel July 22, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Nanik S Deyang secara resmi mengajukan pengunduran dirinya dari jabatannya sebagai Kepala Badan Geospasial Nasional (BGN). Keputusan ini diambil demi fokus menjalani pengobatan intensif untuk penyakit jantung yang dideritanya, yang akan dilangsungkan di luar negeri.

Pengunduran diri Nanik S Deyang mulai berlaku efektif sejak 17 Mei 2024. Keputusan ini juga telah disetujui oleh Presiden RI, Joko Widodo, yang menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 42/M Tahun 2024 tertanggal 17 Mei 2024 mengenai pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan pimpinan tinggi di lingkungan BGN.

Dalam surat pengunduran dirinya, Nanik S Deyang menyatakan bahwa alasan utama keputusannya adalah untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih memadai di luar negeri. Ia menekankan bahwa kondisi kesehatannya membutuhkan perhatian khusus dan fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan yang tersedia di dalam negeri.

Perjalanan karier Nanik S Deyang di dunia pemerintahan cukup panjang dan sarat pengalaman. Sebelum memegang tampuk kepemimpinan di BGN, ia pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah di Bappenas. Pengalamannya di Bappenas memberikannya pemahaman mendalam mengenai perencanaan pembangunan nasional, yang turut membentuk pendekatannya dalam memimpin BGN.

Keberadaannya di BGN sendiri tidak terlepas dari rekam jejaknya yang cemerlang. Ia ditunjuk sebagai Kepala BGN pada tahun 2021, menggantikan Prof. Dr. Ir. Heri Andreas. Selama masa jabatannya, Nanik S Deyang berupaya meningkatkan peran BGN dalam pemetaan nasional dan pemanfaatan data geospasial untuk mendukung pembangunan.

Sosok Nanik S Deyang juga dikenal memiliki kedekatan dengan Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto. Keterlibatannya dalam tim pemenangan Prabowo pada Pemilihan Presiden 2024 lalu menjadi sorotan. Ia aktif memberikan masukan dan dukungan dalam berbagai aspek strategi kampanye, menunjukkan peran pentingnya di luar kapasitasnya sebagai pejabat publik.

Mundurnya Nanik S Deyang dari jabatan Kepala BGN menjadi sebuah momen penting yang menandai babak baru dalam kariernya. Fokusnya kini beralih sepenuhnya pada pemulihan kesehatannya, sembari meninggalkan jejak kontribusinya di lembaga geospasial nasional. Pengunduran dirinya ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi regenerasi kepemimpinan di BGN dan memungkinkan Nanik untuk sepenuhnya memulihkan kondisi kesehatannya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp