Tuesday, 21 July 2026
BREAKING
EKONOMI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Akan Bahas Anggaran Program Makan Bergizi Gratis dengan Kepala BGN

Oleh Yohanes July 20, 2026 13 hours lalu 0 komentar

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan segera bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mendiskusikan strategi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pertemuan ini krusial mengingat adanya kemungkinan pemotongan anggaran yang akan memengaruhi implementasi program prioritas tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala BGN akan mengkaji ulang alokasi anggaran yang tersedia untuk Program MBG. Fokus utama adalah mencari solusi agar program yang bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak Indonesia ini tetap berjalan optimal meskipun ada potensi penyesuaian anggaran.

Pentingnya Program Makan Bergizi Gratis ini telah berulang kali ditekankan oleh berbagai pihak. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan dan perkembangan generasi muda Indonesia. Oleh karena itu, upaya mencari jalan keluar terbaik agar program ini tidak terganggu menjadi prioritas.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan komitmennya untuk memastikan keberlanjutan program-program strategis nasional. “Kami akan terus berupaya mencari keseimbangan antara efisiensi anggaran dan keberhasilan program yang menyentuh langsung masyarakat,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menambahkan bahwa diskusi dengan BGN akan menjadi langkah awal yang penting dalam merumuskan kebijakan yang tepat.

Kepala BGN, dalam kesempatan terpisah, juga menyampaikan harapannya agar pertemuan dengan Menteri Keuangan dapat menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. “Kami sangat antusias menyambut pertemuan ini. Kami siap memaparkan seluruh data dan kebutuhan pelaksanaan Program MBG agar keputusan yang diambil dapat memprioritaskan kesejahteraan anak-anak Indonesia,” ungkapnya.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program unggulan yang menjadi perhatian serius pemerintah. Kesuksesan program ini tidak hanya diukur dari sisi kuantitas makanan yang disajikan, tetapi juga dari kualitas gizi yang terkandung di dalamnya, serta dampaknya terhadap kesehatan anak dalam jangka panjang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait