Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, menyatakan pandangannya bahwa Israel secara sengaja berupaya mengusir seluruh warga Palestina dari Jalur Gaza. Tuduhan ini dilontarkan oleh Fidan di tengah meningkatnya eskalasi konflik dan kekhawatiran kemanusiaan di wilayah tersebut.
Menurut Fidan, tindakan Israel di Gaza bukan sekadar respons militer, melainkan sebuah strategi yang terencana untuk mengosongkan wilayah tersebut dari penduduk aslinya. Pernyataan ini disampaikan Fidan dalam sebuah konferensi pers yang diadakan pada hari Rabu, 17 April 2024. Ia menekankan bahwa motif di balik operasi militer Israel tampaknya lebih luas dari sekadar keamanan, melainkan juga bertujuan untuk melakukan pembersihan etnis.
Fidan menambahkan, “Ada upaya untuk mengeluarkan warga Palestina dari Gaza. Kami melihat ini sebagai upaya yang disengaja.” Ia juga menggarisbawahi bahwa upaya pengusiran ini diperkuat oleh berbagai laporan mengenai kondisi kemanusiaan yang memburuk drastis di Gaza. Bantuan kemanusiaan yang sangat terbatas dan kerusakan infrastruktur yang meluas semakin memperparah situasi bagi warga sipil.
Pernyataan Menteri Luar Negeri Turki ini menambah daftar panjang kritik internasional terhadap tindakan Israel di Gaza. Sejumlah negara dan organisasi kemanusiaan telah berulang kali menyerukan gencatan senjata dan perlindungan bagi warga sipil. Namun, ketegangan terus berlanjut, dengan korban sipil yang terus berjatuhan.
Fidan mengakhiri pernyataannya dengan harapan agar komunitas internasional tidak tinggal diam melihat apa yang ia sebut sebagai “pembersihan etnis” yang sedang berlangsung. Ia mendesak adanya tindakan nyata untuk menghentikan apa yang ia anggap sebagai upaya sistematis untuk mengusir warga Palestina dari tanah mereka.
