Saturday, 29 August 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Mengungkap Alasan Kucing Liar Sering Bertamu ke Rumah Anda

Oleh Muzairi M August 29, 2026 40 minutes lalu 0 komentar

Kehadiran kucing liar di lingkungan rumah kerap menimbulkan pertanyaan, terutama bagi mereka yang merasa terganggu. Ternyata, ada beberapa faktor kunci yang membuat kucing-kucing ini memilih rumah tertentu sebagai destinasi favorit mereka.

Sebuah studi yang dilakukan oleh National University of Singapore menemukan bahwa aroma makanan adalah magnet utama bagi kucing liar. Aroma ini bisa berasal dari sisa makanan yang dibuang sembarangan, tempat sampah yang terbuka, atau bahkan dari makanan hewan peliharaan yang ditinggalkan di luar.

Dosen Departemen Ilmu Lingkungan dari Universitas Indonesia, Dr. Ir. R. Bambang Heru Prayitno, M.Sc., menjelaskan bahwa kucing memiliki indra penciuman yang sangat tajam. “Kucing sangat sensitif terhadap bau makanan, terutama yang berlemak dan berprotein tinggi,” ujarnya. Hal ini senada dengan temuan studi Singapura yang menyebutkan bahwa aroma makanan dapat terdeteksi kucing dari jarak yang cukup jauh.

Selain aroma makanan, ketersediaan tempat berlindung juga menjadi faktor penarik. Kucing liar mencari tempat yang aman untuk beristirahat, berlindung dari cuaca buruk, atau dari predator. Rumah yang memiliki area tersembunyi seperti kolong mobil, semak-semak rimbun, atau bahkan gudang terbuka bisa menjadi daya tarik tersendiri.

Tempat sampah yang tidak tertutup rapat juga menjadi sasaran empuk bagi kucing liar. Mereka dapat dengan mudah mengakses sisa makanan di dalamnya. Oleh karena itu, pengelolaan sampah yang baik menjadi salah satu langkah pencegahan yang efektif.

Lebih lanjut, studi National University of Singapore juga menyoroti peran kebiasaan memberi makan oleh manusia. Meskipun niatnya baik, memberikan makan kepada kucing liar secara rutin dapat menciptakan ketergantungan. Kucing akan mengasosiasikan rumah tersebut dengan sumber makanan yang mudah didapat, sehingga terus kembali.

Dr. Bambang Heru Prayitno menambahkan bahwa interaksi positif yang pernah terjadi juga bisa diingat oleh kucing. “Jika pernah ada pengalaman baik, seperti diberi makan atau dielus, kucing bisa mengingat lokasi tersebut dan kembali,” jelasnya..

Oleh karena itu, untuk mengurangi kunjungan kucing liar, disarankan untuk menjaga kebersihan lingkungan, menutup rapat tempat sampah, dan menghindari kebiasaan memberi makan secara langsung. Dengan memahami faktor-faktor ini, pemilik rumah dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengelola kehadiran kucing liar di sekitar mereka.

Bagikan: Facebook X WhatsApp