Sebuah pemandangan tak biasa menyita perhatian warga Teheran. Papan reklame berukuran masif menampilkan ilustrasi mengejutkan.
Sosok Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terlihat berada di dalam sebuah peti mati.
Pemasangan reklame kontroversial ini sontak menjadi buah bibir di ibu kota Iran tersebut.
Lokasi pemasangan reklame berada di pusat kota Teheran, sebuah area yang kerap ramai oleh aktivitas warga.
Belum ada pihak resmi yang mengklaim bertanggung jawab atas pemasangan visual provokatif ini.
Namun, kemunculannya di tengah ketegangan politik antara Iran dan Amerika Serikat mengundang berbagai spekulasi.
Ilustrasi tersebut menampilkan Trump dengan ekspresi yang sulit diartikan, terbaring di dalam peti mati.
Latar belakang reklame didominasi warna gelap, menambah kesan dramatis.
Meskipun demikian, detail mengenai siapa pembuatnya dan tujuan persisnya masih menjadi misteri.
Papan reklame ini telah menarik perhatian banyak pejalan kaki dan pengguna jalan.
Banyak yang mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponsel mereka.
Foto dan video reklame ini dengan cepat menyebar di media sosial.
Warganet dari berbagai belahan dunia ikut meramaikan diskusi.
Beberapa menganggapnya sebagai bentuk protes artistik terhadap kebijakan AS.
Sementara yang lain melihatnya sebagai provokasi yang tidak perlu.
Pihak berwenang Iran sendiri belum memberikan komentar resmi terkait insiden ini.
Belum diketahui pula apakah reklame tersebut akan segera diturunkan atau dibiarkan terpasang.
Munculnya visual Trump dalam peti mati ini menambah daftar panjang simbolisme politik yang kerap muncul di Teheran.
Kota ini memang dikenal kerap menggunakan ruang publik untuk menyampaikan pesan-pesan politik.
Baik yang bersifat dukungan maupun kritik terhadap pihak asing.
Kejadian ini kembali menegaskan bagaimana seni visual dapat menjadi medium kuat dalam ekspresi politik di era digital.
Publik menanti klarifikasi lebih lanjut mengenai asal-usul dan makna di balik reklame yang menggemparkan ini.
Dampak dari pemasangan ini terhadap hubungan diplomatik kedua negara masih perlu dicermati.
Namun, satu hal pasti, Teheran kini menjadi sorotan dunia berkat ‘kemunculan’ mendadak Donald Trump dalam peti mati.
