Friday, 7 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Akses Pelestarian Kesuburan Pasien Kanker Perempuan Muda Bervariasi

Oleh Rini Widiyarti August 7, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Akses terhadap metode pelestarian kesuburan bagi perempuan usia remaja dan dewasa muda (Adolescent and Young Adult/AYA) yang didiagnosis kanker ternyata sangat bervariasi. Faktor-faktor klinis dan sosiodemografis terbukti memiliki dampak signifikan terhadap sejauh mana pasien ini dapat mengakses dan menjalani prosedur pelestarian kesuburan.

Sebuah tinjauan sistematis mengungkap perbedaan mencolok dalam komunikasi antara pasien dan dokter mengenai pelestarian kesuburan. Angka diskusi dengan klinisi berkisar antara 9% hingga 75%. Sementara itu, persentase pasien yang benar-benar menjalani prosedur pelestarian kesuburan pun bervariasi drastis, dari kurang dari 1% hingga 70%.

Lebih lanjut, studi ini menyoroti bahwa usia, ras, jenis pengobatan, jenis keganasan, tingkat pendidikan, dan status pendapatan pasien secara signifikan memengaruhi kemungkinan mereka untuk mendiskusikan pilihan, berkonsultasi, atau berhasil menyelesaikan prosedur pelestarian kesuburan. Hal ini menunjukkan adanya ketidaksetaraan dalam akses terhadap layanan krusial ini.

Marcela Algave, PhD, MPhil, mengemukakan pandangannya mengenai persepsi terhadap kesetaraan dalam perawatan. “Orang-orang menganggap penyelesaian pelestarian kesuburan adalah gambaran perawatan yang setara,” ujarnya. Pernyataan ini menggarisbawahi adanya kesenjangan antara harapan dan realitas akses yang dihadapi oleh pasien kanker perempuan muda.

Bagikan: Facebook X WhatsApp