Saturday, 11 July 2026
BREAKING
KESEHATAN

Mata dan Pikiran: Kunci Sukses Lensa Kontak Pasca-Katarak

Oleh Rini Widiyarti July 11, 2026 1 hour lalu 0 komentar

HELSINKI – Kemampuan otak beradaptasi memegang peranan krusial dalam keberhasilan pemasangan lensa intraokular (IOL) multifokal untuk koreksi presbiopia atau mata tua. Perkembangan teknologi kini membuka peluang untuk mengukur dan mengotomatisasi pemilihan IOL.

Hal ini diungkapkan oleh Pei-Fen Lin, MBBS, MA (Cantab), PGDip, FEDIP, FRCOphth. Ia memaparkan mekanisme neuroadaptasi dalam pemilihan IOL pada pertemuan European Society of Cataract and Refractive Surgeons di musim dingin.

Menurut Lin, “mata hanya melihat apa yang siap dipahami oleh pikiran.” Kutipan dari filsuf Prancis Henri Bergson ini menekankan pentingnya kesiapan otak.

Neuroadaptasi adalah proses penyesuaian otak terhadap citra visual baru. Ini sangat vital ketika pasien menggunakan IOL multifokal yang membagi fokus penglihatan.

Penelitian menunjukkan, separuh pasien yang menjalani implantasi IOL multifokal mengalami tantangan adaptasi. Tantangan ini bervariasi antarindividu.

Faktor-faktor seperti usia, pengalaman visual sebelumnya, dan kemampuan kognitif berperan dalam proses neuroadaptasi. Pemilihan IOL yang tepat harus mempertimbangkan potensi adaptasi setiap pasien.

Lin menjelaskan, IOL multifokal bekerja dengan menciptakan beberapa titik fokus. Ini memungkinkan penglihatan jarak dekat, menengah, dan jauh.

Namun, otak memerlukan waktu untuk belajar menginterpretasikan gambar dari berbagai fokus tersebut. Tanpa adaptasi yang memadai, pasien bisa mengalami keluhan visual.

Keluhan umum meliputi silau, lingkaran cahaya (halo), dan penurunan kontras. Gejala ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Oleh karena itu, skrining dan evaluasi kemampuan neuroadaptasi pasien menjadi langkah penting. Tujuannya adalah memprediksi keberhasilan penggunaan IOL multifokal.

Teknologi baru yang dikembangkan memungkinkan pengukuran objektif terhadap kemampuan adaptasi otak. Ini bisa berupa analisis pola pemindaian mata atau respons visual.

Dengan data ini, dokter mata dapat membuat rekomendasi IOL yang lebih personal. Hasilnya, pasien diharapkan mendapatkan penglihatan optimal pasca-operasi katarak.

Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi angka ketidakpuasan pasien terhadap IOL multifokal. Ini juga sejalan dengan kemajuan teknologi bedah refraktif.

Peningkatan kualitas hidup pasien menjadi prioritas utama. Pemilihan IOL yang didukung pemahaman neuroadaptasi adalah langkah maju yang signifikan.

Pertemuan di Helsinki tersebut juga membahas tren terkini dalam bedah katarak dan refraktif. Fokusnya adalah pada inovasi yang memberikan manfaat maksimal bagi pasien.

Penyelidikan lebih lanjut mengenai neuroadaptasi akan terus dilakukan. Ini demi penyempurnaan teknik dan teknologi yang ada.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait