Tuesday, 28 July 2026
BREAKING
DUNIA

Masjid di Tepi Barat Dibakar Lagi oleh Pemukim Israel

Oleh Heni Maulidya July 28, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Tepi Barat kembali menjadi saksi aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok pemukim Israel. Kali ini, sebuah masjid di wilayah pendudukan tersebut menjadi sasaran pembakaran. Insiden ini menambah daftar panjang pelanggaran yang kerap terjadi di kawasan Palestina.

Peristiwa teranyar ini terjadi pada Minggu, 26 Februari 2023, di desa Madama, dekat Nablus. Api dilaporkan melalap sebagian bangunan masjid tersebut, menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan warga Palestina.

Menurut laporan saksi mata dan sumber lokal, serangan ini diduga dilakukan oleh sekelompok pemukim Israel yang datang dari pos terdepan ilegal Israel, ‘Shavei Shomron’. Aksi tersebut terjadi pada malam hari, menyusul bentrokan yang dilaporkan terjadi sebelumnya antara warga Palestina dan pemukim Israel di area tersebut.

Warga desa Madama bergegas berusaha memadamkan api begitu menyadari kejadian tersebut. “Kami melihat api menjulang tinggi dan segera berlari ke masjid untuk mencoba memadamkannya,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Upaya pemadaman berhasil dilakukan sebelum api merambat lebih luas, namun kerusakan pada sebagian bangunan masjid tidak dapat dihindari.

Pihak berwenang Palestina mengutuk keras aksi pembakaran tersebut, menyebutnya sebagai tindakan biadab dan provokatif. “Ini adalah serangan yang ditargetkan terhadap simbol keagamaan kami dan upaya untuk memicu ketegangan lebih lanjut,” kata seorang pejabat Palestina yang dihubungi Reuters. Ia menambahkan bahwa insiden serupa pernah terjadi sebelumnya di desa-desa Palestina lainnya, namun respons internasional dinilai masih minim.

Insiden ini kembali menyoroti eskalasi kekerasan di Tepi Barat, yang semakin memburuk dalam beberapa bulan terakhir. Kelompok hak asasi manusia internasional telah berulang kali menyerukan agar Israel menindak tegas para pemukim yang melakukan kekerasan dan vandalisme, serta menghentikan perluasan permukiman ilegal di wilayah pendudukan.

Seorang juru bicara militer Israel menyatakan bahwa mereka telah menerima laporan mengenai insiden tersebut dan sedang melakukan penyelidikan. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai penangkapan pelaku maupun langkah konkret yang diambil oleh pihak berwenang Israel.

Bagikan: Facebook X WhatsApp