Taipan kawakan asal Filipina, Lucio Tan, melalui perusahaannya mengumumkan pembelian 20 unit pesawat Boeing 787-10 Dreamliner. Langkah ambisius ini diharapkan dapat menyelamatkan maskapai penerbangan nasional Filipina, Philippine Airlines (PAL), dari ancaman kebangkrutan.
Pesanan signifikan yang diperkirakan bernilai fantastis senilai 126 triliun Rupiah ini menegaskan komitmen Tan dalam memulihkan dan mengembangkan lini bisnis penerbangannya. Pesawat-pesawat baru ini rencananya akan memperkuat armada PAL, memungkinkan maskapai tersebut untuk memperluas jangkauan operasionalnya dan meningkatkan kualitas layanan.
Boeing 787-10 Dreamliner dikenal sebagai salah satu pesawat paling efisien dan canggih di kelasnya. Dengan pesanan ini, PAL menargetkan peningkatan efisiensi operasional dan pengalaman penumpang yang lebih baik. Langkah ini juga menjadi sinyal positif bagi industri penerbangan Filipina yang tengah berjuang menghadapi tantangan pasca-pandemi.
Lucio Tan, yang dikenal sebagai tokoh terkemuka di sektor perbankan dan tembakau, telah lama menjadi pemilik mayoritas Philippine Airlines. Keputusan investasi besar ini menunjukkan keyakinannya pada prospek masa depan PAL dan industri penerbangan secara keseluruhan. Detail mengenai jadwal pengiriman pesawat dan rencana operasional PAL terkait armada baru ini akan diumumkan lebih lanjut.
