Friday, 7 August 2026
BREAKING
DUNIA

Laporan Keuangan ‘Doge’ Senilai Rp 1.600 Triliun Dipertanyakan, Regulator AS Temukan Ketidaksesuaian Data

Oleh Rini Widiyarti August 7, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Sebuah tinjauan mendalam terhadap badan yang sebelumnya bertugas menekan pengeluaran pemerintah di Amerika Serikat menemukan sejumlah kejanggalan dalam perhitungan laporan keuangan senilai 110 miliar dolar AS, atau setara dengan lebih dari Rp 1.600 triliun (dengan asumsi kurs Rp 15.000 per dolar AS). Temuan ini menimbulkan keraguan atas akurasi dan bukti pendukung dari beberapa laporan tersebut.

Kantor Akuntabilitas Pemerintah Amerika Serikat (GAO) merilis sebuah laporan pada 23 Mei 2024, yang menyoroti beberapa masalah dalam kalkulasi yang dilakukan oleh badan tersebut, yang dikenal sebagai ‘Doge’. Laporan GAO mengindikasikan bahwa beberapa angka yang disajikan oleh ‘Doge’ tidak didukung oleh bukti yang memadai atau bahkan keliru.

Salah satu temuan utama dari GAO adalah bahwa ‘Doge’ melaporkan bahwa mereka telah menghemat 110 miliar dolar AS dari pengeluaran pemerintah. Namun, analisis GAO menunjukkan bahwa angka tersebut kemungkinan besar tidak akurat. “Kami menemukan bahwa 110 miliar dolar AS yang dilaporkan oleh ‘Doge’ sebagai penghematan pemerintah tidak didukung oleh bukti yang memadai,” demikian bunyi pernyataan dalam laporan GAO.

Lebih lanjut, GAO juga menemukan bahwa badan tersebut tidak selalu mengikuti prosedur yang ditetapkan dalam menghitung penghematan. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan keandalan proses pelaporan keuangan ‘Doge’. Tinjauan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk memastikan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik.

Meskipun ‘Doge’ telah dibubarkan, temuan GAO ini tetap relevan untuk mengevaluasi praktik pengelolaan keuangan di masa lalu dan memperbaiki sistem di masa mendatang. Laporan GAO ini menekankan pentingnya ketelitian dan bukti yang kuat dalam setiap pelaporan keuangan pemerintah, terutama ketika menyangkut jumlah dana yang sangat besar.

Bagikan: Facebook X WhatsApp