Tuesday, 1 September 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Kisah Nyaris Tak Terjadi: Dekade Dominasi Messi Bersama Argentina

Oleh Danu Ilham September 1, 2026 50 minutes lalu 0 komentar

Perjalanan Lionel Messi yang nyaris tak terwujud menjadi salah satu kisah terbesar dalam sejarah sepak bola. Dekade dominasinya bersama tim nasional Argentina, yang kini berujung pada trofi Piala Dunia 2022, adalah bukti ketekunan dan kehebatan yang luar biasa.

Namun, di balik gemerlap kesuksesan tersebut, tersembunyi sebuah kenyataan yang mengejutkan. Messi pernah berada di ambang keputusan untuk mengakhiri kariernya di timnas Argentina, sebuah momen yang bisa saja mengubah sejarah sepak bola selamanya. Keputusan krusial ini muncul setelah kekalahan Argentina dalam final Copa América 2016 melawan Cile.

Kekecewaan mendalam pasca kekalahan tersebut, yang merupakan kegagalan ketiga Argentina di final turnamen besar dalam tiga tahun berturut-turut, memicu luapan emosi Messi. Ia merasa bertanggung jawab atas kegagalan timnya, terutama setelah ia gagal mengeksekusi penalti dalam adu penalti melawan Cile. “Saya sudah selesai dengan tim nasional,” ujar Messi kala itu, seperti dikutip dari berbagai sumber.

Keputusan pensiun dini ini tidak hanya menggemparkan dunia sepak bola, tetapi juga memicu reaksi keras dari para penggemar dan tokoh sepak bola di Argentina. Ribuan orang turun ke jalan-jalan di Buenos Aires, menyerukan agar Messi mengurungkan niatnya. Pesan-pesan dukungan dan permohonan agar ia tetap berseragam Albiceleste membanjiri media sosial dan berbagai platform lainnya.

Bahkan, mantan pelatih timnas Argentina, Gerardo Martino, sempat mengungkapkan penyesalannya atas situasi yang dihadapi Messi. Ia menyadari betapa beratnya tekanan yang dihadapi sang megabintang, namun juga berharap Messi dapat melihat gambaran yang lebih besar. Tekanan publik dan dukungan yang luar biasa ini, ditambah dengan dorongan dari orang-orang terdekatnya, perlahan mengikis tekad Messi untuk gantung sepatu dari panggung internasional.

Beberapa bulan setelah pengumuman pensiunnya, tepatnya pada Maret 2017, Lionel Messi akhirnya memutuskan untuk kembali memperkuat timnas Argentina. Kepulangan ini disambut gembira oleh seluruh penjuru negeri. Keputusan ini terbukti menjadi titik balik yang monumental. Sejak saat itu, Messi terus memimpin Argentina meraih berbagai prestasi, termasuk menjuarai Copa América 2021 dan puncaknya, Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar. Kisah ini menjadi pengingat bahwa bahkan para legenda terhebat pun bisa berada di titik terendah, namun ketahanan dan dukungan yang tepat dapat membawa mereka kembali ke puncak kejayaan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp