Apple akhirnya merilis ponsel lipat pertamanya, iPhone Duo, yang berpotensi mengubah persepsi pasar terhadap teknologi ini. Setelah tujuh tahun mengamati perkembangan ponsel lipat, inovasi yang ditawarkan iPhone Duo kali ini terasa berbeda, menggabungkan perangkat keras dan perangkat lunak secara mulus untuk pengalaman pengguna yang lebih baik.
Salah satu terobosan visual yang mencuri perhatian adalah animasi pembukaan layar iPhone Duo. Saat perangkat dibuka, layar luar menampilkan animasi buram yang secara mulus berlanjut ke layar utama. Tampilan yang ada di layar luar akan muncul di sisi kanan layar dalam, dan antarmuka ini secara dinamis beradaptasi dengan lipatan layar. Saat dilipat menjadi mode tenda, widget Stand By akan ditampilkan. Jika digunakan untuk menonton media, layar dapat ditopang layaknya laptop, membagi antarmuka menjadi dua bagian: media di atas dan kontrol di bawah, asalkan aplikasi tersebut telah dioptimalkan. Lebih menarik lagi, saat menonton film atau bermain game di layar dalam, menutup perangkat akan memindahkan konten ke layar luar tanpa jeda, sebuah integrasi perangkat keras-perangkat lunak yang sulit ditandingi perangkat Android.
Meskipun terlambat memasuki pasar ponsel lipat, Apple tampaknya berhasil menyempurnakan teknologi layar dan engselnya. Layar bagian dalam iPhone Duo dilaporkan hampir bebas kerutan, berkat penggunaan teknologi layar nano-tekstur yang juga ditemukan pada MacBook Pro. Lapisan matte ini tidak hanya mengurangi pantulan, tetapi juga membantu menyamarkan kerutan layar, keunggulan yang jarang dimiliki oleh layar glossy pada ponsel lipat Android.
Sistem operasi iOS 27 pada iPhone Duo menunjukkan adaptasi yang cerdas terhadap layar lipat. Apple menempatkan Dock dan kontrol toolbar di sisi kanan layar utama, sebuah pilihan desain yang mempertimbangkan jangkauan pengguna dan estetika. Ruang layar yang dapat digunakan tetap optimal, baik di layar luar maupun layar dalam. Kemampuan untuk mengadaptasi dan memindahkan toolbar, serta dukungan untuk aplikasi pihak ketiga, merupakan pencapaian yang signifikan. Implementasi serupa di Android akan memerlukan arahan desain dari Google dan upaya adaptasi dari berbagai produsen.
Tata letak aplikasi pada iPhone Duo dirancang untuk memaksimalkan kegunaan layar dalam. Apple telah menunjukkan contoh bagaimana aplikasi seperti Netflix dan Zoom memanfaatkan antarmuka layar terbagi. Misalnya, Zoom memungkinkan berbagi layar di satu sisi dan tampilan peserta rapat di sisi lain. Potensi ini semakin besar dengan dukungan Apple Pencil yang akan datang, mengubah layar lipat menjadi kanvas berukuran iPad mini untuk aktivitas kreatif. Hal ini kontras dengan Samsung yang tahun lalu menghentikan dukungan stylus untuk seri Fold-nya.
Fitur kamera pada iPhone Duo juga menawarkan inovasi. Meskipun absennya lensa telephoto, penggunaan layar kedua pada fungsi kamera dan FaceTime sangat menarik. Saat mengambil foto dengan iPhone Duo terbuka, layar luar berfungsi sebagai pratinjau langsung, memungkinkan subjek melihat diri mereka sendiri dan memberikan arahan. Untuk memudahkan pengambilan gambar bersama anak-anak, kamera luar dapat menampilkan grafis Snoopy yang menyenangkan. Bahkan pada FaceTime, terdapat mode Duo yang memungkinkan salah satu partisipan ditampilkan di layar luar.
Ketangguhan iPhone Duo juga menjadi sorotan. Berbeda dengan banyak ponsel lipat yang rentan terhadap debu dan air, iPhone Duo hadir dengan sertifikasi IP68 penuh. Ini berarti perangkat ini sepenuhnya terlindungi dari debu dan mampu bertahan di kedalaman air 1,5 meter selama 30 menit. Sebagai perbandingan, Samsung Galaxy Fold 8 hanya memiliki peringkat IP48.
Meski demikian, iPhone Duo tidak lepas dari kompromi. Harganya yang dimulai dari $1.999, setara dengan membeli iPhone dan iPad mini secara terpisah, menjadi pertimbangan utama. Perangkat ini juga meninggalkan beberapa fitur yang akrab bagi pengguna iPhone, seperti Face ID, tombol Aksi, zoom optik, dan slot kartu SIM fisik. Bobotnya yang 254 gram juga lebih berat dibandingkan iPhone 15 Pro (211 gram). Namun, dengan segala inovasi yang ditawarkan, iPhone Duo tampaknya menjadi ponsel lipat paling menarik di pasaran saat ini. Pemesanan awal iPhone Duo dibuka pada 16 Oktober, dan pengiriman dimulai 23 Oktober.
