Monday, 20 July 2026
BREAKING
EKONOMI

Ketegangan AS-Iran Picu Lonjakan Harga Minyak Mentah Dunia ke USD88 per Barel

Oleh Yohanes July 20, 2026 18 hours lalu 0 komentar

Harga minyak mentah dunia mengalami lonjakan signifikan, menembus angka USD88 per barel. Kenaikan tajam ini dipicu oleh eskalasi ketegangan militer antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, yang kembali saling melancarkan serangan. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran global mengenai stabilitas pasokan energi internasional.

Serangan balasan yang terjadi antara kedua negara ini secara langsung berdampak pada pasar energi. Analis pasar menilai bahwa ketidakpastian geopolitik yang semakin meningkat menjadi faktor utama di balik gejolak harga minyak tersebut. Kekhawatiran akan terganggunya jalur pasokan energi, terutama dari kawasan Timur Tengah yang kaya akan sumber daya minyak, mendorong para pelaku pasar untuk melakukan aksi beli, yang kemudian mendongkrak harga.

Sebelumnya, pada awal perdagangan di bursa komoditas, harga minyak Brent tercatat menguat hingga 1,15% atau sekitar USD1,01, mencapai USD88,47 per barel. Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) juga menunjukkan tren serupa dengan kenaikan 1,05% atau USD0,88, diperdagangkan di level USD83,77 per barel. Angka-angka ini mencerminkan dampak langsung dari dinamika geopolitik terhadap pergerakan harga komoditas strategis.

Situasi ini menambah daftar panjang tantangan yang dihadapi pasar energi global. Ketegangan antara AS dan Iran bukan kali pertama menimbulkan gejolak pada harga minyak. Namun, eskalasi yang terjadi belakangan ini dinilai cukup serius dan berpotensi menciptakan ketidakstabilan yang lebih panjang jika tidak segera mereda. Para pengamat pasar terus memantau perkembangan situasi untuk memprediksi arah pergerakan harga minyak di masa mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait