Sunday, 6 September 2026
BREAKING
POLITIK

Kemenhub Ingatkan Keselamatan Pelayaran Merak-Bakauheni Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Oleh Danu Ilham September 6, 2026 55 minutes lalu 0 komentar

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengeluarkan imbauan penting kepada para operator penyeberangan di lintasan Merak-Bakauheni. Instruksi ini dikeluarkan menyusul potensi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) terhadap keselamatan pelayaran, khususnya terkait penyebaran abu vulkanik.

Dalam pernyataannya, Budi Karya Sumadi menekankan bahwa keselamatan penumpang dan awak kapal harus menjadi prioritas utama. Ia meminta agar seluruh operator, termasuk PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan perusahaan pelayaran lainnya yang beroperasi di Selat Sunda, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengimbau kepada operator penyeberangan Merak-Bakauheni untuk memprioritaskan keselamatan,” ujar Budi Karya Sumadi. Imbauan ini secara spesifik mengantisipasi kemungkinan adanya abu vulkanik yang dapat mengganggu visibilitas dan membahayakan navigasi kapal.

Pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Koordinasi intensif dilakukan dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk mendapatkan informasi terkini mengenai sebaran abu vulkanik. Jika terdeteksi adanya peningkatan risiko, Kemenhub siap mengambil langkah-langkah mitigasi yang diperlukan, termasuk penyesuaian jadwal atau penundaan pelayaran demi keamanan bersama.

Lintasan Merak-Bakauheni merupakan salah satu jalur penyeberangan tersibuk di Indonesia, menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera. Oleh karena itu, setiap potensi gangguan terhadap operasionalnya dapat berdampak luas pada mobilitas masyarakat dan logistik nasional. Kemenhub berkomitmen memastikan kelancaran dan keamanan arus penyeberangan ini, terutama dalam menghadapi kondisi alam yang dinamis seperti erupsi GAK.

Bagikan: Facebook X WhatsApp