Friday, 14 August 2026
BREAKING
POLITIK

Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng Meluas, Ratusan Hektare Lahan Terbakar

Oleh Danu Ilham August 14, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga kini, tercatat seluas 622 hektare lahan telah hangus terbakar akibat peristiwa ini. Kondisi tersebut diperparah dengan terdeteksinya 379 titik panas (hotspot) yang tersebar di wilayah Kalteng, mengindikasikan potensi meluasnya api.

Pemerintah daerah dan tim gabungan terus berupaya memadamkan api dan mengendalikan penyebaran karhutla. Luasnya area yang terdampak menjadi tantangan tersendiri dalam upaya penanganan. Data terbaru menunjukkan bahwa wilayah Kotawaringin Barat menjadi salah satu daerah yang paling parah terdampak, dengan luasan lahan terbakar yang terus bertambah.

Upaya pemadaman dilakukan secara intensif melibatkan berbagai elemen, termasuk TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta relawan. Kepala Pelaksana BPBD Kalteng, Darmawan, menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah mencegah meluasnya api ke area yang lebih luas dan meminimalkan kerugian. “Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk melakukan pemadaman dan patroli rutin guna mengantisipasi titik api baru,” ujar Darmawan.

Deteksi titik panas menjadi alat penting dalam memantau perkembangan karhutla. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara rutin memberikan informasi terkait jumlah dan sebaran titik panas. Peningkatan jumlah hotspot ini menjadi peringatan dini akan ancaman karhutla yang semakin serius di Kalteng.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, baik untuk keperluan pertanian maupun lainnya, mengingat kondisi cuaca yang kering dan rentan terhadap api. Sanksi tegas akan diberikan kepada pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bagikan: Facebook X WhatsApp