Thursday, 10 September 2026
BREAKING
EKONOMI

Kadin Ajak Industri Tambang Genjot Efisiensi Lewat AI dan Elektrifikasi

Oleh Yohanes September 10, 2026 44 minutes lalu 0 komentar

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendesak sektor pertambangan untuk segera mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) dan elektrifikasi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi modal serta daya saing industri dalam negeri di kancah global.

Ketua Komite Tetap Industri Pertambangan dan Energi Kadin, Bobby Gafur Umar, menekankan pentingnya transformasi digital ini. Menurutnya, adopsi AI dan elektrifikasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan bagi perusahaan tambang agar tetap relevan dan kompetitif di era modern.

Bobby Gafur Umar mengungkapkan bahwa penerapan teknologi AI di industri pertambangan dapat memberikan berbagai manfaat signifikan. “Adopsi AI ini akan meningkatkan efisiensi operasional, mulai dari eksplorasi, penambangan, hingga pengolahan. Ini juga akan menekan biaya produksi dan meningkatkan keselamatan kerja,” ujar Bobby Gafur Umar dalam sebuah kesempatan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa teknologi AI mampu mengoptimalkan proses pengambilan keputusan berbasis data, memprediksi kegagalan peralatan sebelum terjadi, serta meningkatkan akurasi dalam pemetaan dan analisis sumber daya mineral. Hal ini berdampak langsung pada pengurangan risiko dan peningkatan produktivitas.

Selain AI, elektrifikasi juga menjadi fokus Kadin dalam mendorong industri tambang. Program elektrifikasi yang dicanangkan Kadin bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Penggunaan kendaraan listrik dan peralatan tambang bertenaga listrik diharapkan dapat menurunkan emisi karbon secara drastis, sejalan dengan komitmen Indonesia terhadap isu lingkungan global.

Bobby Gafur Umar menambahkan bahwa elektrifikasi juga berkontribusi pada efisiensi biaya operasional jangka panjang. Meskipun investasi awal mungkin memerlukan biaya yang lebih besar, penghematan dari biaya bahan bakar dan perawatan yang lebih rendah akan terasa signifikan seiring waktu. “Kami melihat elektrifikasi sebagai investasi masa depan yang akan memberikan imbal hasil positif bagi industri,” tuturnya.

Kadin Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong dialog dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan penyedia teknologi. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem yang kondusif bagi percepatan adopsi AI dan elektrifikasi di sektor pertambangan Indonesia. Dengan demikian, diharapkan industri tambang nasional dapat bertransformasi menjadi lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp