Changzhou, 23 Juli 2026 – Jonatan Christie kembali menunjukkan dominasinya atas Loh Kean Yew dari Singapura dalam babak 16 besar tunggal putra China Open 2026. Unggulan keempat asal Indonesia ini berhasil membalikkan keadaan setelah kalah di gim pertama, dengan skor akhir 12-21, 21-6, 21-13.
Pertandingan yang berlangsung di Changzhou ini tidak berjalan mudah bagi kedua pemain. Jonatan Christie mengakui bahwa kondisi lapangan sempat menjadi tantangan. “Seperti kemarin, memang agak tricky juga di lapangan. Saya maupun lawan sama-sama merasakan jadi harus punya strategi yang tepat dan berani menggunakannya,” ujar Jonatan usai pertandingan.
Di gim pertama, Jonatan sempat kesulitan menemukan ritme permainan. Ia mencoba beberapa strategi namun bola-bola yang dilancarkan banyak yang keluar lapangan. “Di gim pertama coba beberapa kali melihat kondisi dan tes beberapa kali ternata banyak yang keluar bolanya, jadi langsung memutuskan kalau sampai ke gim ketiga harus lebih agresif di awal,” jelasnya.
Keputusan untuk bermain lebih agresif di gim ketiga terbukti jitu. Jonatan berhasil membalikkan keadaan dan merasa lebih nyaman setelah jeda interval. “Puji Tuhan berjalan sesuai rencana dan lebih nyaman ketika berbalik setelah interval,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Jonatan menyatakan bahwa ekspektasinya dalam turnamen ini adalah menikmati setiap pertandingan. Ia ingin mengulang performa positif seperti di Indonesia Open dan turnamen sebelumnya, dengan bermain lebih enjoy, lebih dewasa dalam penggunaan pukulan, dan lebih berani. Meskipun ia merasa belum mencapai titik yang diinginkan, ia optimis ada peningkatan yang terus terjadi secara bertahap.
