PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo aktif mendorong kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas. Melalui program pemberdayaan yang diberi nama Harmoni Karya Inklusif, perusahaan ini berupaya membuka peluang bagi mereka untuk berdaya secara ekonomi.
Program Harmoni Karya Inklusif ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan, melainkan fokus pada peningkatan kapasitas dan penciptaan lapangan kerja. Jamkrindo meyakini bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi yang sama untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi jika diberikan kesempatan dan dukungan yang tepat.
Salah satu bentuk nyata dari program ini adalah dengan menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan bagi para penyandang disabilitas. Pelatihan ini mencakup berbagai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar, mulai dari kerajinan tangan, kuliner, hingga keterampilan digital. Selain itu, Jamkrindo juga memfasilitasi akses permodalan dan pasar bagi produk-produk yang dihasilkan oleh para peserta program.
Direktur Utama Jamkrindo, Kriss Hariyanto, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung penyandang disabilitas. “Kami berkomitmen untuk terus mendorong kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas. Melalui program Harmoni Karya Inklusif, kami ingin menciptakan ekosistem yang mendukung mereka untuk berwirausaha dan mendapatkan penghasilan yang layak,” ujar Kriss Hariyanto.
Lebih lanjut, Kriss Hariyanto menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Jamkrindo. “Ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap kelompok rentan, sekaligus upaya kami untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan,” tambahnya.
Selain pelatihan dan fasilitasi permodalan, Jamkrindo juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga non-pemerintah, dan pelaku usaha lainnya untuk memperluas jangkauan program. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang kuat dalam memberdayakan penyandang disabilitas.
Melalui Harmoni Karya Inklusif, Jamkrindo tidak hanya memberikan harapan, tetapi juga solusi konkret bagi penyandang disabilitas untuk meraih kemandirian ekonomi. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif.
