Iran mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat, menyatakan bahwa perang di Timur Tengah akan meluas jika Washington terus melanjutkan dukungan terhadap serangan Israel. Ancaman ini disampaikan Iran menjelang kunjungan penting Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Washington.
Peringatan tersebut datang dari Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amirabdollahian, yang tegas menyatakan bahwa jika Amerika Serikat tidak menghentikan dukungannya terhadap serangan Israel, maka konflik di kawasan tersebut akan meluas. Amirabdollahian menambahkan bahwa jika Israel terus melanjutkan kejahatannya, Iran tidak akan ragu untuk mengambil tindakan yang diperlukan.
Dalam sebuah wawancara dengan televisi Al Jazeera pada Minggu (17/9/2023), Amirabdollahian menggarisbawahi bahwa Iran telah menyampaikan pesannya kepada AS melalui saluran diplomatik. Ia menyebutkan bahwa Iran telah memberi tahu pihak Amerika Serikat bahwa mereka memiliki kesempatan untuk menghentikan kejahatan yang terjadi. “Jika kejahatan Israel terus berlanjut, maka Iran tidak akan ragu untuk mengambil tindakan yang diperlukan,” tegasnya.
Pernyataan ini dilontarkan Iran bertepatan dengan rencana kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Amerika Serikat. Kunjungan ini dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih pada tanggal 27 September 2023. Agenda utama pertemuan tersebut adalah untuk membahas upaya normalisasi hubungan antara Israel dan Arab Saudi, yang didukung penuh oleh AS.
Amirabdollahian juga menyinggung soal potensi normalisasi hubungan antara Israel dan Arab Saudi. Menurutnya, normalisasi tersebut hanya akan terjadi jika ada penghentian kekerasan terhadap Palestina. “Normalisasi hubungan antara Arab Saudi dan rezim Zionis hanya akan terjadi jika ada penghentian kekerasan terhadap Palestina dan pembentukan negara Palestina,” ujar Amirabdollahian.
Lebih lanjut, Amirabdollahian mengonfirmasi bahwa Iran telah mengirimkan pesan kepada AS melalui duta besar Swiss di Teheran. Pesan tersebut berisi peringatan bahwa Iran akan mengambil tindakan tegas jika serangan Israel tidak dihentikan. Ia menambahkan bahwa Iran telah menjelaskan kepada AS bahwa mereka memiliki kesempatan untuk menghentikan kejahatan yang sedang terjadi.
Ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat dalam beberapa waktu terakhir, terutama pasca serangan Israel terhadap Gaza. Iran secara konsisten mengecam tindakan Israel dan menyerukan komunitas internasional untuk menekan Israel agar menghentikan agresi militernya. Peringatan dari Teheran ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan serius bagi Washington dalam menentukan kebijakan selanjutnya terkait konflik Israel-Palestina.
