Tuesday, 28 July 2026
BREAKING
DUNIA

Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Salahkan Washington Soal Jalan Buntu

Oleh Heni Maulidya July 28, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Teheran, Iran – Iran menegaskan pada Senin (27/7) bahwa saat ini tidak ada pembicaraan negosiasi yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat. Pernyataan ini sekaligus menepis spekulasi mengenai kemungkinan adanya kemajuan diplomatik antara kedua negara.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh, dalam konferensi pers mingguan menegaskan bahwa semua hambatan untuk mencapai kesepakatan terletak pada pihak Amerika Serikat. “Semua tergantung Amerika Serikat,” ujar Khatibzadeh, merujuk pada kebuntuan yang terjadi.

Khatibzadeh lebih lanjut menjelaskan bahwa Iran telah menyampaikan pesannya kepada Amerika Serikat melalui saluran diplomatik yang ada, termasuk melalui duta besar Swiss di Teheran yang mewakili kepentingan AS. Pesan tersebut, menurutnya, telah menjelaskan posisi Iran terkait isu-isu yang menjadi pokok perundingan. Namun, respons dari pihak Washington belum memuaskan dan belum membuka jalan bagi kemajuan berarti.

Kementerian Luar Negeri Iran secara konsisten menekankan bahwa selama sanksi terhadap Iran masih berlaku dan Amerika Serikat belum menunjukkan niat baik yang konkret, proses negosiasi akan sulit untuk dilanjutkan. Pernyataan ini sejalan dengan sikap Iran yang menuntut pencabutan sanksi secara penuh dan verifikasi sebelum kembali sepenuhnya mematuhi kesepakatan nuklir Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).

Sebelumnya, negosiasi untuk menghidupkan kembali JCPOA telah tertunda selama berbulan-bulan. Iran menuding Amerika Serikat sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penundaan tersebut, dengan alasan AS belum memberikan jaminan yang memadai mengenai pencabutan sanksi dan tidak adanya intervensi di masa depan. Pihak AS sendiri kerap menyatakan kesiapan untuk kembali ke kesepakatan, namun menuntut langkah awal dari Iran.

Khatibzadeh menambahkan bahwa Iran tidak akan mengorbankan kepentingannya demi kesepakatan yang tidak menguntungkan. “Kami tidak akan mengalah pada tekanan,” tegasnya. Iran berharap Amerika Serikat dapat belajar dari pengalaman masa lalu dan kembali ke meja perundingan dengan sikap yang lebih konstruktif, serta menunjukkan itikad baik yang tulus untuk menyelesaikan masalah yang ada.

Bagikan: Facebook X WhatsApp