Tuesday, 28 July 2026
BREAKING
DUNIA

Iran Ancam Balas Serangan Kapal Kargo di Laut Kaspia

Oleh Heni Maulidya July 28, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Iran melayangkan ancaman balasan terhadap Ukraina menyusul insiden pengeboman kapal kargo miliknya di Laut Kaspia pada Sabtu (25/7). Insiden ini memicu ketegangan diplomatik antara kedua negara.

Kementerian Pertahanan Iran mengonfirmasi bahwa kapal kargo tersebut menjadi sasaran serangan yang dilancarkan oleh pasukan Ukraina. “Kami tidak akan membiarkan serangan ini berlalu begitu saja,” ujar seorang pejabat Kementerian Pertahanan Iran yang tidak disebutkan namanya, dalam sebuah pernyataan resmi. Ia menambahkan bahwa Iran akan mengambil tindakan tegas untuk membalas serangan tersebut.

Pihak Iran mengklaim bahwa kapal kargo yang dibombardir tersebut sedang menjalankan misi kemanusiaan di perairan internasional. Rincian mengenai jenis kapal dan muatannya belum diungkapkan secara spesifik oleh Teheran. Namun, mereka menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah Ukraina terkait tuduhan pengeboman kapal kargo Iran. Namun, sumber-sumber militer Ukraina sebelumnya mengindikasikan adanya operasi militer di wilayah Laut Kaspia yang mereka anggap sebagai zona strategis.

Meskipun begitu, Iran tetap berpegang pada pendiriannya bahwa kapal tersebut adalah target sipil yang tidak seharusnya diserang. Presiden Iran, Hassan Rouhani, dalam sebuah pidato yang disiarkan televisi, menyatakan keprihatinannya atas insiden tersebut dan menekankan pentingnya menjaga stabilitas di kawasan Laut Kaspia. “Kami menyerukan agar semua pihak menahan diri dari tindakan provokatif yang dapat mengancam perdamaian dan keamanan regional,” katanya.

Iran berjanji akan melakukan investigasi mendalam terhadap insiden ini dan akan memberikan respons yang proporsional. Ancaman balasan dari Iran ini berpotensi meningkatkan eskalasi ketegangan di kawasan yang sudah rawan konflik.

Bagikan: Facebook X WhatsApp