Kebahagiaan terpancar jelas dari raut wajah Maia Estianty saat menyambut peran barunya sebagai seorang nenek atau oma. Namun, di tengah momen manis menggendong sang cucu dan padatnya jadwal aktivitas, musisi dan pebisnis multi-talenta ini tak menampik mulai merasakan tantangan fisik yang menuntut perhatian lebih pada kesehatan tulang dan sendi. Pengalaman pribadi ini menjadi inspirasi baginya untuk menyuarakan pentingnya investasi kesehatan sejak dini, bahkan di usia produktif.
Maia Estianty, yang dikenal dengan gaya hidup aktif dan produktif, kini semakin menyadari betapa krusialnya menjaga mobilitas tubuh agar tetap prima. Ia mengaku semakin sering merasakan nyeri pinggang, lutut, tumit, hingga bahu yang cukup mengganggu, terutama setelah menjalani berbagai agenda pekerjaan, liburan, dan acara. Kebutuhan untuk tetap bisa bergerak lincah, termasuk saat menggendong cucu kesayangannya, mendorongnya untuk menjadikan kesehatan tulang dan sendi sebagai prioritas utama.
Momen penting ini dibagikan Maia saat peluncuran Etawalin Special Limited Edition Kemasan Maia Estianty di ajang Jakarta Fair Kemayoran 2026, Selasa, 30 Juni 2026. Dalam edisi khusus tersebut, Maia diangkat sebagai representasi "RATU SEJAGAT (SEndi terJAGA kuaT)", sebuah simbol perempuan yang tetap berdaya dan aktif di setiap fase kehidupannya. Sosoknya yang energik dan tak kenal lelah menjadi cerminan dari pesan yang ingin disampaikan oleh produk tersebut.
"Dengan banyaknya aktivitas yang saya lakukan, mulai dari pekerjaan, liburan, menghadiri berbagai acara, saya sering merasakan nyeri pinggang, nyeri lutut, nyeri tumit, sampai nyeri bahu yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari," tutur Maia dalam acara tersebut. Ia menambahkan, memasuki usia yang tidak lagi muda membuatnya semakin sadar bahwa kesehatan harus dijaga secara menyeluruh. Baginya, kesehatan bukan hanya tentang absennya penyakit, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk bisa terus menikmati setiap momen berharga dalam hidup, termasuk kebersamaan dengan keluarga dan cucu.
Untuk menjaga kebugaran tubuhnya, Maia menerapkan pola hidup sehat yang komprehensif. Ini meliputi pengelolaan stres yang efektif, menjaga pola pikir positif, hingga rutin berolahraga. Beberapa jenis olahraga yang menjadi pilihannya adalah bersepeda, berjalan kaki, dan latihan penguatan otot. Selain itu, Maia juga mengungkapkan bahwa ia rutin mengonsumsi susu kambing herbal sebagai bagian dari regimen gaya hidup sehat yang telah ia jalani selama ini, menunjukkan komitmennya terhadap asupan nutrisi yang mendukung kesehatan sendi dan tulang.
Fenomena nyeri sendi dan pegal linu, yang dulunya sering dikaitkan dengan kelompok lansia, kini semakin banyak dialami oleh kelompok usia produktif. Hal ini diungkapkan oleh dokter spesialis saraf dr. Lilir Amalini, SpN, CFIDN, AIFO-K, yang turut hadir dalam kesempatan yang sama. Ia menjelaskan bahwa kebiasaan sehari-hari yang buruk menjadi pemicu utama. Duduk terlalu lama, minimnya aktivitas fisik, posisi mengangkat beban yang tidak tepat, hingga postur tubuh yang buruk saat bekerja dapat memberikan tekanan berulang pada otot dan sendi, mempercepat timbulnya keluhan.
"Mobilitas yang baik merupakan salah satu kunci agar seseorang tetap aktif, mandiri, dan produktif sepanjang hidupnya," tegas dr. Lilir. Ia menekankan bahwa menjaga mobilitas berarti menjaga kualitas hidup. Oleh karena itu, ia menyarankan masyarakat untuk membiasakan aktivitas fisik secara rutin, menjaga berat badan ideal, memperhatikan postur tubuh yang ergonomis, serta memenuhi kebutuhan nutrisi harian yang penting untuk kesehatan tulang dan sendi. Asupan kalsium, vitamin D, dan kolagen, misalnya, sangat vital dalam menjaga kekuatan dan kelenturan struktur penyokong tubuh ini.
Peluncuran kemasan spesial Maia Estianty ini merupakan bagian dari serangkaian agenda PT Etos Kreatif Indonesia (Ethos) dalam partisipasinya di Jakarta Fair Kemayoran 2026. Andik Duana Putra, Direktur Operasi dan Komersial PT Etos Kreatif Indonesia, menjelaskan bahwa keikutsertaan perusahaan dalam pameran akbar ini adalah wujud dari upaya berkelanjutan mereka untuk memperluas edukasi kesehatan kepada masyarakat Indonesia secara lebih masif.
Selain memperkenalkan kemasan edisi terbatas yang menarik, Ethos juga menggelar berbagai kegiatan edukatif di Jakarta Fair. Acara tersebut meliputi talkshow kesehatan dengan narasumber ahli, pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengunjung, serta berbagai promo produk yang menggiatkan masyarakat untuk mulai memperhatikan kesehatan sendi dan tulang mereka. Aktivitas interaktif juga disiapkan untuk memastikan pesan tentang pentingnya menjaga kesehatan sendi agar tetap aktif menjalani berbagai aktivitas sehari-hari dapat tersampaikan dengan efektif dan menyenangkan.
Melalui berbagai inovasi dan inisiatif edukasi ini, Ethos semakin memperkuat identitas Etawalin sebagai "Ratunya Susu Herbal Sendi". Produk ini hadir untuk mendukung masyarakat dalam menjaga kesehatan sendi, memastikan mereka tetap bebas bergerak, dan terus memiliki kekuatan untuk "Kejar Sehat" di setiap fase kehidupan. Pesan yang diusung oleh Maia Estianty dan Ethos menjadi pengingat penting bahwa kesehatan adalah aset berharga yang harus dijaga, tak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk dapat menikmati setiap momen kebersamaan dengan orang-orang terkasih.











