Jakarta – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, memberikan peringatan keras terkait potensi pembongkaran Rumah Susun (Rusun) Manggarai yang berlokasi di Jakarta Selatan. Ia mendesak agar unit-unit rusun tersebut tidak diborong oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Menurut Hashim, praktik pembongkaran ini dapat menguntungkan segelintir pihak dan merugikan masyarakat yang seharusnya mendapatkan hak atas hunian tersebut. Beliau menekankan pentingnya prinsip ‘satu orang, satu unit’ agar pemanfaatan rusun berjalan adil.
Peringatan ini disampaikan Hashim sejalan dengan upaya revitalisasi kawasan sekitar Stasiun Manggarai yang terus berjalan. Ia khawatir jika unit-unit rusun tersebut jatuh ke tangan spekulan, maka tujuan awal pembangunan rusun untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat akan tercapai.
“Jangan sampai ada oknum yang memborong, lalu dijual lagi. Ini kan dibangun untuk masyarakat, bukan untuk diperjualbelikan,” tegas Hashim dalam keterangannya.
Hashim menambahkan bahwa jika praktik pembongkaran ini terus terjadi, maka Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat harus bertindak tegas. “Kalau ada yang memborong, itu harus dibongkar. Ini kan milik rakyat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hashim menggarisbawahi bahwa seluruh unit Rusun Manggarai seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok.
