Saturday, 15 August 2026
BREAKING
BERITA

Gempa NTT Picu Longsor, Akses Jalan Nasional Lumpuh; Kementerian PUPR Bergerak Cepat

Oleh Emanuel August 15, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Longsor akibat gempa bumi dengan magnitudo 5,5 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (20/12/2022) pagi, dilaporkan menutup total ruas Jalan Trans Flores di Kabupaten Ende. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsoran demi memulihkan konektivitas masyarakat secepatnya.

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 08.16 WITA, dengan pusat gempa berada di darat, 12 kilometer arah timur laut Kota Ende, Provinsi NTT. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Namun, getarannya cukup kuat dirasakan di beberapa wilayah seperti Kota Ende, Kabupaten Ende, dan sekitarnya, memicu terjadinya tanah longsor di beberapa titik.

Salah satu titik longsor yang paling parah terjadi di Jalan Trans Flores KM 127+400, Desa Tirto Loka, Kecamatan Ende. Material berupa tanah dan bebatuan menutup seluruh badan jalan, membuat lalu lintas kendaraan dari dan menuju Kabupaten Ende serta Kabupaten Ngada terhenti total. Kondisi ini tentu sangat mengganggu mobilitas warga dan distribusi logistik.

Menanggapi situasi darurat ini, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah NTT di bawah koordinasi Kementerian PUPR bergerak cepat. Kepala BPJN NTT, Bachrul Auli, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengirimkan personel dan alat berat ke lokasi longsor. “Kami langsung bergerak mengerahkan excavator dan dump truck untuk membersihkan material longsoran,” ujar Bachrul Auli dalam keterangan tertulisnya.

Upaya pembersihan ditargetkan dapat segera membuka kembali akses jalan tersebut. “Kami berupaya semaksimal mungkin agar akses jalan ini bisa segera pulih dan kembali normal, sehingga konektivitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama,” tambahnya. Prioritas utama adalah memastikan kelancaran lalu lintas dan meminimalisir dampak ekonomi serta sosial akibat terputusnya jalur transportasi vital ini.

Sementara itu, gempa yang berpusat di darat ini juga dilaporkan menimbulkan kerusakan pada sejumlah bangunan di Ende dan sekitarnya. BMKG terus memantau aktivitas gempa susulan dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta waspada terhadap potensi gempa lanjutan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp