Sebuah bangunan empat lantai di Kolombia dilaporkan runtuh rata dengan tanah menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah tersebut pada Senin (10/8). Peristiwa ini menambah daftar kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa kuat tersebut.
Gempa yang berpusat di dekat kota Cali ini terjadi pada pukul 11:03 waktu setempat. Getaran kuat terasa hingga ke negara tetangga seperti Ekuador dan Peru, menimbulkan kepanikan di kalangan penduduk.
Pihak berwenang setempat segera bergerak cepat untuk melakukan evaluasi dampak gempa, termasuk laporan mengenai bangunan yang ambruk. Tim penyelamat dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan pertolongan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun luka-luka akibat runtuhnya bangunan tersebut. Namun, upaya pengevakuasian dan pendataan terus dilakukan di berbagai wilayah yang terdampak.
Gempa M 7,4 ini merupakan salah satu gempa terbesar yang pernah mengguncang Kolombia dalam beberapa dekade terakhir. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia mencatat gempa ini berpusat di darat pada kedalaman 10 kilometer.
Meskipun gempa berpusat di darat, potensi kerusakan yang ditimbulkan tetap signifikan. Getaran kuat dapat menyebabkan keretakan pada bangunan, tanah longsor, dan bahkan memicu tsunami jika terjadi di wilayah pesisir dengan kondisi tertentu.
Pemerintah Kolombia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan mengikuti arahan dari petugas penanggulangan bencana.
