Perburuan modal ventura semakin memanas, memicu lahirnya puluhan startup baru yang mencapai status "unicorn" atau valuasi di atas 1 miliar dolar AS. Sejak awal tahun ini, hampir 90 perusahaan telah menorehkan pencapaian gemilang tersebut. Lonjakan ini didorong oleh euforia investasi di sektor kecerdasan buatan (AI), namun tak sedikit pula inovasi di bidang lain turut bersinar.
Data dari Crunchbase dan PitchBook mengungkap tren menarik. Perusahaan rintisan yang didukung modal ventura mendominasi daftar unicorn baru. Sebagian besar berfokus pada pengembangan teknologi AI. Namun, sektor kesehatan dan bahkan beberapa perusahaan kripto juga berhasil menembus angka fantastis. Daftar ini akan terus diperbarui seiring perkembangan pasar.
Bulan Juni mencatat kehadiran MainFunc, startup yang menawarkan ruang kerja AI bernama Genspark. Didirikan pada 2023, perusahaan ini meraih valuasi 2,6 miliar dolar AS setelah mengumpulkan pendanaan 485 juta dolar AS. Lg Technology Ventures, SBI Investment, dan Emergency Equity Management memimpin putaran pendanaan tersebut. Total pendanaan yang telah dihimpun MainFunc mencapai 645 juta dolar AS.
Mei menjadi bulan yang produktif dengan lahirnya beberapa unicorn baru. Farther, platform manajemen kekayaan yang didirikan 2019, mencapai valuasi 1,25 miliar dolar AS. General Atlantic memimpin putaran pendanaan Seri D senilai 150 juta dolar AS. Socket, startup keamanan siber yang didirikan 2020, menyusul dengan valuasi 1 miliar dolar AS. Thrive Capital memimpin pendanaan Seri C senilai 60 juta dolar AS untuk melindungi dari serangan rantai pasok berbahaya.
EXA, yang membangun mesin pencari untuk agen AI, juga mencatat valuasi 1,95 miliar dolar AS. Andreessen Horowitz memimpin pendanaan Seri C senilai 250 juta dolar AS. Radar, platform manajemen inventaris yang berdiri sejak 2013, kini berharga 1 miliar dolar AS. Vi Labs, platform AI enterprise untuk layanan kesehatan, mencapai 1,64 miliar dolar AS. SendCutSend, yang memproduksi komponen industri kustom, menyentuh 1 miliar dolar AS.
MiRus, perusahaan perangkat medis kardiovaskular dan ortopedi, menembus 4,41 miliar dolar AS. Recursive, laboratorium riset AI, mencapai 4,65 miliar dolar AS. Forus, yang mengotomatisasi proses perawatan pasien, kini bernilai 1,01 miliar dolar AS. Positron, pembuat perangkat keras AI kustom, menyentuh 1,06 miliar dolar AS.
Cowboy Space, yang berambisi membangun jaringan listrik di luar angkasa, mencapai 2 miliar dolar AS. Starcloud, pengembang teknologi pusat data antariksa, bernilai 1,1 miliar dolar AS. Advanced Manufacturing Company of America, produsen komponen pertahanan dan kedirgantaraan, menyentuh 1,1 miliar dolar AS. Xbow, peretas otonom untuk temuan celah keamanan, mencapai 1,32 miliar dolar AS. Corgi, penyedia asuransi startup, kini bernilai 2,6 miliar dolar AS. Blitzy, alat pengkodean AI, menyentuh 1,4 miliar dolar AS.
April turut menyumbang unicorn. Rogo, platform pengelolaan alur kerja analitik finansial, mencapai 2 miliar dolar AS. Parallel, mesin pencari untuk agen AI, menyentuh 2 miliar dolar AS. Avoca, agen AI untuk dukungan pelanggan, kini bernilai 1 miliar dolar AS. Core Automation, platform otomatisasi alur kerja bisnis, menyentuh 1 miliar dolar AS. Promethus, yang dibangun Jeff Bezos untuk otomatisasi tugas rekayasa, mencapai valuasi mengejutkan 41 miliar dolar AS.
Omni Analytics, platform intelijen bisnis, mencapai 1,51 miliar dolar AS. Factory, pengembang perangkat lunak yang dapat memperbaiki diri sendiri, menyentuh 1,5 miliar dolar AS. Slash, platform manajemen keuangan korporat, bernilai 1,4 miliar dolar AS. Alloy Therapeutics, pengguna AI untuk penemuan obat, kini bernilai 1 miliar dolar AS. Applied Compute, pelatih AI kustom untuk perusahaan, menyentuh 1,3 miliar dolar AS. Hermeus, pembuat pesawat berkecepatan tinggi, mencapai 1 miliar dolar AS.











