Friday, 4 September 2026
BREAKING
EKONOMI

ESGIN Libatkan Lampung Kembangkan Proyek Karbon, Target Tekan Emisi 500 Ribu Ton CO2e

Oleh Yohanes September 4, 2026 57 minutes lalu 0 komentar

PT ESGIN Global Partners tengah menggalakkan investasi hijau di Provinsi Lampung, dengan fokus pada sektor pertanian, agroindustri, dan peternakan. Inisiatif ini diarahkan untuk mengembangkan proyek karbon dan ekonomi sirkular, yang diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pengurangan emisi.

Perusahaan ini menargetkan pengurangan emisi karbon dioksida ekuivalen (CO2e) sebesar 500 ribu ton melalui berbagai proyek yang akan digarap di Lampung. Langkah ini sejalan dengan komitmen global untuk mengatasi perubahan iklim dan mendorong praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.

Manajer Proyek PT ESGIN Global Partners, Mohammad Rofiq, menjelaskan bahwa proyek-proyek yang dikembangkan akan berpusat pada praktik pertanian berkelanjutan, pemanfaatan limbah agroindustri, serta inovasi dalam sektor peternakan. “Kami melihat potensi besar di Lampung untuk mengintegrasikan prinsip ekonomi sirkular dalam rantai nilai sektor-sektor tersebut,” ujar Rofiq.

Salah satu fokus utama ESGIN adalah mengembangkan proyek yang dapat menghasilkan kredit karbon. Kredit karbon ini nantinya dapat diperdagangkan, sekaligus menjadi insentif bagi para pelaku usaha untuk mengadopsi teknologi dan praktik yang lebih ramah lingkungan. “Kami berupaya menciptakan ekosistem yang menguntungkan bagi semua pihak, mulai dari petani hingga industri,” tambahnya.

ESGIN Global Partners telah menjalin kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan di Lampung, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, serta komunitas petani dan peternak. Kolaborasi ini penting untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas proyek yang dijalankan. Target 500 ribu ton CO2e merupakan ambisi yang realistis mengingat potensi sumber daya alam dan aktivitas ekonomi di provinsi tersebut.

Lebih lanjut, Rofiq menekankan bahwa pengembangan proyek karbon ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi target emisi, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Melalui program ekonomi sirkular, limbah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai akan diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah, menciptakan lapangan kerja baru, dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

PT ESGIN Global Partners optimis bahwa proyek-proyek di Lampung ini akan menjadi model investasi hijau yang sukses di Indonesia. Keberhasilan proyek ini diharapkan dapat mendorong investasi serupa di daerah lain, mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon di tanah air.

Bagikan: Facebook X WhatsApp