Monday, 7 September 2026
BREAKING
EKONOMI

Enam Bandara Siaga Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Oleh Yohanes September 7, 2026 36 minutes lalu 0 komentar

Pemerintah telah menetapkan enam bandara sebagai alternatif guna memastikan kelancaran konektivitas penerbangan nasional. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap potensi penutupan sejumlah bandara akibat sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Budi Cahyadi, mengonfirmasi kesiapan bandara-bandara tersebut. “Kita sudah siapkan enam bandara alternatif untuk menjaga konektivitas penerbangan. Ini sebagai langkah antisipasi jika ada dampak abu vulkanik yang signifikan,” ujar Budi Cahyadi.

Keenam bandara alternatif yang disiapkan meliputi Bandara Raden Inten II di Lampung, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang, Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang, Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Bandara Achmad Yani di Semarang, dan Bandara Kertajati di Jawa Barat.

Penetapan bandara alternatif ini merupakan bagian dari strategi mitigasi bencana yang diterapkan oleh Kementerian Perhubungan. Tujuannya adalah untuk meminimalkan gangguan operasional penerbangan dan memberikan opsi kepada maskapai serta penumpang apabila bandara utama terdampak oleh sebaran abu vulkanik.

Meskipun demikian, Budi Cahyadi menekankan bahwa penutupan bandara akan dilakukan berdasarkan kajian dan rekomendasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta otoritas penerbangan terkait. “Kalau memang ada dampak abu vulkanik, kita akan lihat dari BMKG dan otoritas penerbangan. Kalau memang membahayakan, pasti kita tutup,” tegasnya.

Sebelumnya, aktivitas Gunung Anak Krakatau memang menunjukkan peningkatan yang berpotensi menimbulkan hujan abu vulkanik. Oleh karena itu, kesiapan bandara alternatif ini menjadi krusial untuk menjaga roda perekonomian dan mobilitas masyarakat yang bergantung pada transportasi udara.

Bagikan: Facebook X WhatsApp