Saturday, 29 August 2026
BREAKING
DUNIA

Dua Pria Ditangkap atas Dugaan Pencurian Perhiasan Milik Korban Banjir Bandang Nepal

Oleh Heni Maulidya August 29, 2026 42 minutes lalu 0 komentar

Di tengah kepedihan bencana banjir bandang yang melanda Nepal, dua orang pria terpaksa berurusan dengan hukum setelah kedapatan diduga melakukan aksi pencurian. Peristiwa ini terjadi di tepi Sungai Narayani, sebuah lokasi yang juga terdampak parah oleh luapan air.

Kedua terduga pelaku diamankan oleh pihak berwenang setempat menyusul laporan adanya barang berharga yang hilang. Barang yang dicuri diduga adalah perhiasan emas milik salah seorang korban banjir bandang.

Menurut laporan, insiden pencurian ini terjadi pada hari Minggu, 23 Juni 2024. Lokasi kejadian berada di sekitar Sungai Narayani, salah satu titik yang dilalui oleh banjir bandang yang menimbulkan kerusakan signifikan.

Pihak kepolisian setempat bergerak cepat setelah menerima laporan dari korban. Penyelidikan awal mengarah pada kedua pria tersebut, yang kemudian berhasil diamankan beserta barang bukti yang diduga hasil curian. Perhiasan emas yang dicuri diperkirakan bernilai cukup tinggi.

Juru bicara kepolisian setempat, yang enggan disebutkan namanya, menyatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendalaman terkait kasus ini. “Kami sedang mengumpulkan keterangan dari para saksi dan juga para terduga pelaku untuk memastikan kronologi sebenarnya,” ujar juru bicara tersebut.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan, terutama di tengah situasi darurat bencana seperti saat ini. “Kami meminta masyarakat untuk menjaga barang-barang berharga mereka dan segera melaporkan jika ada aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib,” tambahnya.

Banjir bandang yang melanda Nepal ini telah menyebabkan banyak kerugian materiil dan juga korban jiwa. Bantuan dari berbagai pihak terus berdatangan untuk membantu para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka. Kejadian pencurian ini tentu saja menambah duka bagi para korban.

Bagikan: Facebook X WhatsApp