Saturday, 5 September 2026
BREAKING
EKONOMI

Dorong Investasi EBT, ESDM Minta Pemda Petakan Potensi Daerah

Oleh Yohanes September 4, 2026 60 minutes lalu 0 komentar

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendesak pemerintah daerah untuk segera memetakan potensi energi baru dan terbarukan (EBT) di wilayah masing-masing. Upaya ini bertujuan untuk mengubah potensi tersebut menjadi proyek-proyek konkret yang siap menarik minat investor dan mendorong pengembangan EBT di Indonesia.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listyani Dewi, dalam sebuah kesempatan menyatakan, “Pemerintah daerah memiliki peran krusial dalam mengidentifikasi dan memetakan potensi EBT yang ada. Kami ingin potensi ini tidak hanya sebatas data, tetapi bisa menjadi proyek yang menarik bagi para investor.” Penekanan ini disampaikan mengingat pentingnya akselerasi transisi energi nasional.

Menurut Eniya, pemetaan yang komprehensif akan mencakup berbagai jenis EBT, mulai dari tenaga surya, panas bumi, air, angin, hingga biomassa. Data rinci mengenai kapasitas, lokasi geografis, serta potensi dampak lingkungan dan sosial dari setiap sumber EBT akan menjadi dasar bagi penyusunan rencana pengembangan yang matang. Dengan demikian, investor akan memiliki gambaran yang jelas mengenai peluang investasi yang ditawarkan.

Lebih lanjut, Kementerian ESDM berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah dalam proses pemetaan ini. Dukungan tersebut dapat berupa pendampingan teknis, penyediaan data pendukung, maupun fasilitasi dalam menjembatani komunikasi dengan calon investor. “Kami siap membantu pemerintah daerah dalam setiap tahapan, mulai dari identifikasi awal hingga penyusunan proposal investasi yang menarik,” ujar Eniya Listyani Dewi.

Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk mempercepat realisasi proyek-proyek EBT yang dapat berkontribusi pada bauran energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Dengan adanya proyek-proyek EBT yang siap investasi, diharapkan dapat tercipta lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Kementerian ESDM optimis bahwa dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, target bauran energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025 dapat tercapai.

Bagikan: Facebook X WhatsApp