Sunday, 30 August 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Deteksi Dini: Kenali Tanda-Tanda Anak Merasa Kurang Kasih Sayang Orang Tua

Oleh Muzairi M August 30, 2026 50 minutes lalu 0 komentar

Anak yang merasa kurang mendapatkan kasih sayang orang tua kerap menunjukkan pola perilaku tertentu yang patut diwaspadai. Ketidakpercayaan diri (minder) dan kesulitan membangun relasi yang sehat dengan orang lain menjadi beberapa indikator utama yang bisa diamati. Pemahaman mendalam mengenai ciri-ciri ini penting bagi orang tua untuk dapat mengidentifikasi dan segera mencari solusi terbaik bagi perkembangan buah hati.

Menurut psikolog anak, Rini S. Utami, M.Psi., ada beberapa penanda spesifik yang bisa menjadi perhatian orang tua. Salah satunya adalah anak yang cenderung bersikap tertutup dan sulit mengekspresikan perasaannya. Mereka mungkin enggan berbagi cerita atau keluh kesah, seolah ada dinding yang membatasi komunikasi.

Selain itu, anak yang kurang kasih sayang juga berpotensi menunjukkan kecenderungan agresif atau justru sangat pasif. Sikap agresif bisa menjadi bentuk luapan emosi yang terpendam, sementara sikap pasif bisa mencerminkan rasa takut untuk berinteraksi atau mencari perhatian. Perilaku ini seringkali merupakan cara anak untuk mencari validasi atau sekadar menarik perhatian orang tua yang mungkin selama ini kurang tercurah.

Rini S. Utami juga menyoroti bahwa anak-anak ini mungkin memiliki rasa empati yang rendah. Mereka kesulitan memahami atau merasakan apa yang dialami orang lain, karena kebutuhan emosional mereka sendiri belum terpenuhi secara optimal. Ini bisa berimplikasi pada hubungan sosial mereka di kemudian hari, baik di lingkungan keluarga maupun di luar rumah.

Tanda lain yang perlu dicermati adalah anak yang menunjukkan kebutuhan akan perhatian yang berlebihan. Mereka mungkin terus-menerus mencari pujian atau validasi dari orang di sekitarnya, sebuah mekanisme kompensasi atas rasa ‘kosong’ yang mereka rasakan. Perilaku ini, jika tidak ditangani, dapat berkembang menjadi ketergantungan emosional.

Orang tua yang menemukan ciri-ciri ini pada anak disarankan untuk tidak panik, melainkan segera melakukan refleksi dan introspeksi. Penting untuk menciptakan lingkungan keluarga yang hangat, penuh perhatian, dan suportif. Sediakan waktu berkualitas untuk berinteraksi, dengarkan cerita mereka tanpa menghakimi, dan tunjukkan kasih sayang secara konsisten. Jika diperlukan, berkonsultasi dengan profesional seperti psikolog anak dapat memberikan panduan dan strategi yang lebih efektif untuk membantu anak merasa dicintai dan dihargai.

Bagikan: Facebook X WhatsApp