Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, telah melaporkan hasil kunjungan kerjanya ke Arab Saudi kepada Presiden Prabowo Subianto. Dalam laporan tersebut, terungkap bahwa Arab Saudi memberikan tawaran kepada Danantara untuk menjadi pemilik Bandara Madinah.
Kunjungan kerja yang dilakukan Rosan Roeslani bertujuan untuk menjajaki peluang investasi di negara Timur Tengah tersebut. Salah satu poin penting yang dibahas adalah potensi kerja sama strategis di sektor infrastruktur, khususnya terkait pengelolaan bandar udara.
Tawaran dari Arab Saudi ini menjadi sorotan utama dalam pertemuan antara Rosan dan Prabowo. Jika terealisasi, ini akan menjadi langkah signifikan bagi Danantara dalam memperluas jangkauan investasinya di kancah internasional, terutama di sektor transportasi udara.
Lebih lanjut, Rosan Roeslani menyampaikan bahwa proses penjajakan ini berjalan positif. Arab Saudi menunjukkan ketertarikan yang besar untuk melibatkan Danantara dalam pengelolaan Bandara Madinah. Detail mengenai bentuk kepemilikan dan operasional bandara tersebut masih dalam tahap diskusi lebih lanjut.
Presiden Prabowo Subianto menyambut baik laporan dari CEO Danantara tersebut. Potensi investasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia, baik melalui aliran dana maupun transfer teknologi dan keahlian dalam pengelolaan infrastruktur bandara.
Laporan ini juga mencakup evaluasi mengenai potensi lain dari kunjungan tersebut. Rosan Roeslani menegaskan komitmen Danantara untuk terus mencari dan mengamankan peluang investasi yang menguntungkan bagi Indonesia, sejalan dengan visi pembangunan ekonomi nasional.
