Monday, 17 August 2026
BREAKING
EKONOMI

Dana Darurat Gempa NTT Siap, Sri Mulyani Pastikan Komitmen Pembiayaan Pemerintah

Oleh Yohanes August 17, 2026 59 minutes lalu 0 komentar

Pemerintah Indonesia menegaskan kesiapannya untuk menyediakan seluruh anggaran yang dibutuhkan dalam upaya penanganan gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa dana talangan atau dana on call telah disiagakan dan siap dicairkan kapan saja diperlukan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam keterangan persnya, menekankan bahwa komitmen pembiayaan dari pemerintah sudah pasti ada untuk mendukung penanganan pascabencana di NTT. Kesiapan ini bertujuan untuk memastikan bahwa segala kebutuhan, mulai dari bantuan darurat hingga pemulihan jangka panjang, dapat terpenuhi tanpa hambatan finansial.

“Kita punya dana on call, itu sudah stand by. Jadi, kalau ada kebutuhan-kebutuhan yang mendesak, itu sudah kita siapkan,” ujar Sri Mulyani di Jakarta, Jumat (17/12/2021). Pernyataan ini menegaskan bahwa pemerintah telah mengantisipasi dan mempersiapkan sumber daya keuangan untuk merespons bencana.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menjelaskan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjadi pihak yang akan melakukan pemetaan dan identifikasi kebutuhan riil di lapangan. Laporan dari BNPB inilah yang akan menjadi dasar pencairan dana dari Kementerian Keuangan. Hal ini menunjukkan adanya koordinasi yang terstruktur antara lembaga penanggulangan bencana dan lembaga keuangan negara.

“BNPB akan memetakan dan mengidentifikasi kebutuhan yang riil di lapangan. Nanti dari situ akan kita lihat bagaimana alokasi anggarannya,” tambahnya. Mekanisme ini memastikan bahwa dana yang dikeluarkan benar-benar sesuai dengan prioritas dan urgensi penanganan bencana di NTT.

Gempa bumi yang terjadi di NTT pada awal tahun 2021 lalu telah menimbulkan dampak kerusakan yang signifikan, baik dari segi infrastruktur maupun korban jiwa. Oleh karena itu, dukungan pembiayaan yang cepat dan memadai menjadi krusial untuk mempercepat proses pemulihan dan rehabilitasi wilayah terdampak. Kesiapan dana on call ini diharapkan dapat memberikan kepastian dan ketenangan bagi para korban serta tim penanggulangan bencana di lapangan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp