PT Brantas Abipraya (Persero) telah menyelesaikan pembangunan fasilitas Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) yang berlokasi di Kuala Lumpur, Malaysia. Gedung baru ini kini telah beroperasi dan siap menjadi pusat pendidikan bagi anak-anak Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Negeri Jiran.
Proyek pembangunan SIKL ini merupakan salah satu wujud komitmen Brantas Abipraya dalam mendukung pendidikan bagi WNI di luar negeri. Fasilitas pendidikan yang megah ini dirancang untuk menampung hingga 800 siswa, menyediakan lingkungan belajar yang kondusif dan modern.
Pembangunan SIKL ini tidak hanya sekadar mendirikan bangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol penting bagi keberadaan komunitas Indonesia di Malaysia. Dengan fasilitas yang memadai, diharapkan proses belajar mengajar dapat berjalan optimal dan mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Keberhasilan penyelesaian proyek ini menunjukkan kapabilitas Brantas Abipraya dalam melaksanakan tugas-tugas pembangunan berskala internasional. Perusahaan BUMN konstruksi ini terus berupaya memberikan kontribusi positif melalui berbagai proyek strategis, baik di dalam maupun luar negeri.
Dalam keterangan resminya, Brantas Abipraya menyatakan, “Kami bangga dapat menyelesaikan pembangunan SIKL di Kuala Lumpur. Ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk mendukung pendidikan WNI di luar negeri.”
Proyek pembangunan SIKL ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia, khususnya dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. Keberadaan sekolah ini juga menjadi wadah penting bagi anak-anak diaspora Indonesia untuk tetap terhubung dengan akar budaya dan bahasa nasional.
