Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, dr Lula Kamal, mendorong masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas BPJS Kesehatan dalam mengakses layanan konsultasi psikologis. Ajakan ini menekankan pentingnya kesehatan mental dan kemudahan akses yang kini disediakan oleh program jaminan kesehatan nasional.
Menurut dr Lula Kamal, masyarakat tidak perlu ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog menggunakan kartu BPJS Kesehatan. “Jadi, kalau ada yang merasa tertekan, butuh curhat, silakan ke psikolog. Kalau ada yang menduga ada gangguan mental, silakan ke psikolog,” ujar dr Lula Kamal dalam acara peluncuran kampanye ‘Sehat Jiwa’ yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan di Jakarta, Senin (27/5/2024).
Ia menambahkan bahwa BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan banyak psikolog dan psikiater di berbagai fasilitas kesehatan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat, terutama yang memiliki BPJS Kesehatan, dapat dengan mudah menjangkau layanan kesehatan mental. Langkah ini merupakan bagian dari upaya BPJS Kesehatan untuk meningkatkan cakupan layanan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan jiwa.
Lebih lanjut, dr Lula Kamal menjelaskan bahwa penanganan kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Keduanya saling berkaitan dan memengaruhi kualitas hidup seseorang secara keseluruhan. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan stigma negatif terhadap masalah kesehatan mental dapat berkurang dan semakin banyak orang yang berani mencari bantuan profesional.
Kampanye ‘Sehat Jiwa’ yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan menjadi momentum penting untuk terus mengedukasi publik mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dan bagaimana mengakses layanan yang tersedia. Partisipasi aktif dari BPJS Kesehatan melalui penyediaan akses layanan psikologis merupakan langkah strategis dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, baik secara fisik maupun mental.
