Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Sawit memberikan dukungan penuh terhadap peluncuran Pedoman Pengarusutamaan Gender (PUG) di Sektor Kelapa Sawit. Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk membangun industri sawit yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Peluncuran pedoman ini menjadi penanda komitmen BPDP Sawit dalam mendorong kesetaraan gender di seluruh rantai nilai industri kelapa sawit. Diharapkan, pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pemangku kepentingan untuk mengintegrasikan perspektif gender dalam setiap kebijakan dan program yang dijalankan.
Direktur Utama BPDP Sawit, Eddy Martono, dalam sambutannya menyatakan, “Kami sangat mendukung peluncuran Pedoman PUG Sektor Kelapa Sawit. Ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk mewujudkan industri sawit yang tidak hanya unggul secara ekonomi, tetapi juga adil dan merata bagi semua, tanpa terkecuali.” Ia menambahkan bahwa pengarusutamaan gender bukan sekadar slogan, melainkan sebuah keharusan untuk mencapai pembangunan yang sesungguhnya.
Penyusunan pedoman ini melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi dan praktisi. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, Prof. Dr. Ir. Nunung Nuryantini, M.P., yang turut hadir, menggarisbawahi pentingnya data yang akurat dalam perumusan kebijakan yang berkeadilan gender. “Perlu ada data yang terpilah berdasarkan jenis kelamin untuk mengukur dampak kebijakan dan program. Tanpa data yang valid, kita akan kesulitan mengidentifikasi kesenjangan dan merancang solusi yang tepat,” ujarnya.
Prof. Nunung juga menekankan bahwa partisipasi perempuan di sektor sawit masih perlu ditingkatkan, terutama di posisi-posisi strategis. Ia berharap pedoman PUG ini dapat mendorong lebih banyak perempuan untuk terlibat aktif dan berkontribusi dalam pengembangan industri kelapa sawit, mulai dari tingkat perkebunan hingga pengelolaan perusahaan.
Lebih lanjut, BPDP Sawit berkomitmen untuk terus mendorong implementasi pedoman ini. Melalui berbagai program dan kegiatan, BPDP Sawit berupaya memastikan bahwa prinsip-prinsip kesetaraan gender terinternalisasi dalam praktik industri kelapa sawit. Hal ini sejalan dengan visi BPDP Sawit untuk menjadikan industri sawit Indonesia sebagai sektor yang berkelanjutan dan memberikan manfaat yang luas bagi seluruh masyarakat.
