Saturday, 15 August 2026
BREAKING
POLITIK

BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami Pasca Gempa M7,7 di NTT

Oleh Danu Ilham August 15, 2026 59 minutes lalu 0 komentar

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengakhiri peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan menyusul gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa kuat ini terjadi pada Selasa, 14 Desember 2021, sekitar pukul 10:20 WIB.

Meskipun peringatan dini tsunami telah dicabut, BMKG mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pesisir untuk tetap menjaga kewaspadaan. Hal ini penting mengingat potensi dampak lanjutan dari gempa bumi, termasuk kemungkinan adanya gempa susulan.

BMKG secara resmi mengumumkan bahwa status peringatan dini tsunami telah berakhir pada Selasa, 14 Desember 2021, pukul 12:37 WIB. Keputusan ini diambil setelah analisis mendalam terhadap data seismik dan pasang surut yang menunjukkan bahwa potensi tsunami besar telah berlalu.

Pusat gempa tercatat berada di laut pada kedalaman 12 kilometer, dengan koordinat 7.55 LS dan 121.99 BT. Lokasi ini berada di laut Flores, sekitar 112 kilometer arah barat laut Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT. Getaran gempa tersebut dirasakan kuat hingga ke berbagai wilayah di NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Bali, NTB, NTB, dan bahkan hingga ke Kalimantan Timur.

Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan tsunami untuk beberapa wilayah, termasuk pesisir NTT, NTB, dan Sulsel. Namun, seiring berjalannya waktu dan berdasarkan pemantauan yang dilakukan, tidak ada laporan mengenai gelombang tsunami yang signifikan yang mencapai daratan. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam konferensi pers virtual sebelumnya menegaskan, “Berdasarkan data pasang surut dan seismik yang kami pantau, potensi tsunami besar tidak terjadi.”

BMKG terus menekankan pentingnya masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan oleh lembaga tersebut dan tidak mudah percaya pada berita bohong atau hoaks yang beredar. Kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan juga tetap perlu ditingkatkan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp