PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI mendesak percepatan dekarbonisasi di sektor pelayaran domestik Indonesia. Langkah ini krusial dalam upaya mencapai target emisi nol bersih di masa depan. BKI menekankan tiga pilar utama dalam strategi ini: peningkatan efisiensi energi kapal, pemanfaatan bahan bakar ramah lingkungan, dan pengukuran intensitas emisi yang akurat.
Dalam forum diskusi yang digelar baru-baru ini, BKI secara tegas mendorong penggunaan biodiesel sebagai opsi transisi jangka pendek yang paling realistis. Direktur Utama BKI, Aris Syahab, menyatakan, “Penggunaan biodiesel merupakan salah satu solusi paling efektif untuk jangka pendek dalam rangka mengurangi emisi karbon pada kapal.” Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen BKI untuk memberikan solusi yang dapat diimplementasikan segera, sembari terus menjajaki opsi-opsi yang lebih mutakhir untuk jangka panjang.
Lebih lanjut, Aris Syahab memaparkan bahwa BKI telah melakukan berbagai kajian dan uji coba terkait penggunaan biodiesel. Hasilnya menunjukkan bahwa biodiesel mampu memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan emisi gas rumah kaca di sektor pelayaran. “Kami telah melakukan kajian dan uji coba, dan hasilnya memang menunjukkan bahwa biodiesel dapat menurunkan emisi karbonnya,” ungkapnya. Ini menjadi bukti nyata bahwa biodiesel bukan sekadar wacana, melainkan solusi yang telah teruji.
Selain fokus pada bahan bakar, BKI juga mengutamakan peningkatan efisiensi energi pada armada kapal yang ada. Berbagai teknologi dan praktik operasional yang lebih efisien akan didorong untuk diadopsi oleh para pemilik kapal. Hal ini mencakup optimalisasi rute pelayaran, perawatan kapal yang lebih baik, hingga penggunaan peralatan yang hemat energi. Dengan efisiensi yang meningkat, konsumsi bahan bakar dapat ditekan, yang secara otomatis berujung pada penurunan emisi.
Aspek krusial lainnya yang menjadi perhatian BKI adalah pengukuran intensitas emisi kapal. Pengukuran yang akurat dan transparan menjadi pondasi penting untuk memantau kemajuan dekarbonisasi. BKI berkomitmen untuk menyediakan kerangka kerja dan standar yang jelas dalam pengukuran emisi, sehingga para pemangku kepentingan dapat memiliki data yang valid untuk pengambilan keputusan strategis. Langkah ini juga akan memfasilitasi pelaporan dan akuntabilitas emisi secara global.
Melalui dorongan terhadap biodiesel sebagai solusi transisi dan penguatan pada aspek efisiensi serta pengukuran emisi, BKI berupaya memosisikan pelayaran Indonesia sebagai industri yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan komitmen global untuk memerangi perubahan iklim dan mewujudkan masa depan pelayaran yang lebih hijau.
