Harga dua aset kripto terbesar, Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), menunjukkan tren penguatan dalam sepekan terakhir. Penguatan ini terjadi meskipun keduanya mengalami koreksi tipis dalam perdagangan 24 jam terakhir per Kamis (10/9/2026).
Analis pasar kripto, David Chen dari Crypto Insights, menyoroti bahwa pergerakan harga ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk ekspektasi pelaku pasar terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat. “Investor sedang mengamati dengan seksama setiap sinyal dari The Federal Reserve (The Fed) terkait arah suku bunga. Keputusan The Fed memiliki dampak signifikan terhadap aset berisiko, termasuk aset kripto,” ujar Chen.
Dalam sepekan terakhir, Bitcoin berhasil mencatatkan kenaikan harga yang cukup impresif. Data pasar menunjukkan bahwa harga BTC sempat menyentuh level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir sebelum mengalami sedikit penurunan pada Kamis. Ethereum juga mengikuti jejak Bitcoin, dengan penguatan yang stabil sepanjang pekan. Keduanya menjadi primadona di tengah volatilitas pasar kripto.
Koreksi yang terjadi dalam 24 jam terakhir tidak serta merta mematahkan sentimen positif yang dibangun selama sepekan. Para pelaku pasar cenderung melihatnya sebagai fluktuasi normal dalam pasar yang dinamis. “Koreksi minor ini adalah hal yang wajar. Yang terpenting adalah tren jangka menengah hingga panjang yang masih menunjukkan tanda-tanda pemulihan dan pertumbuhan,” jelas Sarah Lee, seorang trader independen.
Fokus utama investor saat ini adalah pada risalah rapat The Fed yang akan dirilis dalam waktu dekat. Risalah tersebut diharapkan memberikan gambaran lebih jelas mengenai pandangan bank sentral AS terhadap inflasi dan prospek kenaikan suku bunga. Jika The Fed memberikan sinyal yang lebih dovish (cenderung melonggarkan kebijakan), hal ini berpotensi mendorong kembali harga Bitcoin dan Ethereum untuk melanjutkan tren penguatannya. Sebaliknya, sinyal hawkish (cenderung mengetatkan kebijakan) dapat memberikan tekanan jual pada aset kripto.
Selain The Fed, faktor lain yang turut memengaruhi pergerakan harga aset kripto adalah perkembangan regulasi di berbagai negara dan adopsi institusional. Sejumlah berita positif terkait adopsi Bitcoin dan Ethereum oleh perusahaan besar dalam beberapa waktu terakhir juga turut menopang sentimen pasar.
