Sunday, 23 August 2026
BREAKING
POLITIK

Bareskrim Polri Identifikasi ‘Otak’ di Balik Kebakaran Hutan Kalimantan

Oleh Danu Ilham August 23, 2026 45 minutes lalu 0 komentar

Bareskrim Polri tengah memburu sosok ‘pemodal’ atau ‘otak’ di balik serangkaian kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan. Penyelidikan mendalam mengindikasikan bahwa fenomena karhutla ini tidak terjadi secara spontan, melainkan ada pihak yang mengendalikan dan mendanai aktivitas tersebut.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Pipit Rismanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi adanya dugaan keterlibatan pihak ketiga sebagai penyandang dana. “Kita sedang mendalami siapa pemodalnya,” ujar Brigjen Pipit Rismanto pada Kamis (14/9/2023).

Fokus penyelidikan ini tidak hanya pada pelaku lapangan yang teridentifikasi melakukan pembakaran, tetapi juga pada aktor intelektual yang berada di balik layar. Hal ini sejalan dengan instruksi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya mengungkap seluruh jaringan, termasuk para pemodal, yang terlibat dalam karhutla.

Brigjen Pipit Rismanto menjelaskan bahwa pengungkapan pemodal ini krusial untuk memberikan efek jera yang lebih kuat. Tanpa mengungkap dan menindak tegas para penyandang dana, upaya penanggulangan karhutla dikhawatirkan tidak akan efektif dalam jangka panjang. “Kita ingin melihat siapa yang sebenarnya melakukan pembiayaan dan siapa yang memerintahkan untuk membakar,” tambahnya.

Penyelidikan ini juga mencakup analisis terhadap berbagai modus operandi yang mungkin digunakan oleh para pelaku. Tim Bareskrim Polri terus berkoordinasi dengan satuan wilayah terkait di Kalimantan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang kuat. Upaya ini diharapkan dapat mengungkap tuntas akar permasalahan karhutla dan membawa para pihak yang bertanggung jawab ke meja hijau.

Sebelumnya, sejumlah kasus karhutla memang telah dilaporkan terjadi di berbagai titik di Kalimantan, menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi. Dengan adanya temuan mengenai dugaan adanya pemodal, harapan muncul agar penanganan kasus ini dapat lebih komprehensif dan memberikan solusi berkelanjutan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp