Upaya pemadaman kebakaran hutan di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) akhirnya membuahkan hasil. Api yang sempat melalap kawasan konservasi di Lampung Timur tersebut kini telah berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya. Yang terpenting, seluruh populasi gajah Sumatra yang mendiami taman nasional ini dipastikan dalam kondisi aman dan tidak terdampak langsung oleh musibah kebakaran tersebut.
Menurut keterangan resmi yang disampaikan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung, tim gabungan yang terdiri dari petugas TNWK, TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan relawan telah bekerja keras selama berhari-hari untuk memadamkan api. Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 25 hektare, namun berkat kesigapan tim, api berhasil dicegah meluas lebih jauh.
Kepala BKSDA Lampung, Adi Nurcahyo, menjelaskan bahwa pemantauan terhadap satwa, khususnya gajah Sumatra, dilakukan secara intensif selama proses pemadaman. “Kami terus memantau pergerakan satwa, terutama gajah. Alhamdulillah, sampai saat ini seluruh gajah Sumatra yang ada di Way Kambas terpantau aman dan tidak ada yang terdampak langsung oleh kebakaran,” ujar Adi Nurcahyo pada Selasa (10/10/2023). Pemantauan ini dilakukan dengan berbagai cara, termasuk melalui patroli darat dan udara.
Adi menambahkan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Namun, ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh kawasan TNWK kembali pulih dan aman. “Kami berterima kasih atas kerja sama semua pihak yang telah membantu memadamkan api. Kami juga terus berupaya agar ekosistem di Way Kambas dapat segera pulih,” tambahnya.
Kebakaran hutan di TNWK ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, terutama di kawasan konservasi yang merupakan habitat bagi berbagai spesies langka, termasuk gajah Sumatra yang terancam punah. Kejadian ini juga menunjukkan soliditas dan kolaborasi yang kuat antara berbagai instansi dan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.
