Wednesday, 9 September 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Bahaya Abu Vulkanik Bagi Mata: Perih, Gatal, dan Sensasi Benda Asing

Oleh Muzairi M September 9, 2026 45 minutes lalu 0 komentar

Partikel abu vulkanik yang beterbangan akibat erupsi gunung berapi dapat menimbulkan berbagai keluhan pada mata, mulai dari rasa perih yang menyiksa, sensasi gatal yang mengganggu, hingga perasaan seperti ada benda asing yang terus mengganjal.

Fenomena ini menjadi perhatian serius, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah terdampak letusan gunung. Abu vulkanik, yang merupakan campuran partikel halus dari batuan, mineral, dan kaca vulkanik, memiliki sifat abrasif yang dapat mengiritasi jaringan mata yang sensitif.

Dokter Spesialis Mata, dr. M. Bayu Wicaksono, Sp.M, menjelaskan bahwa abu vulkanik yang masuk ke dalam mata dapat menyebabkan iritasi mekanis. “Partikel abu yang kasar dapat menggores permukaan kornea, lapisan terluar mata yang transparan,” ujar dr. Bayu dalam sebuah diskusi daring pada Kamis (20/6/2024).

Gesekan antara partikel abu dengan kornea inilah yang kemudian memicu rasa perih dan nyeri. Selain itu, tubuh akan bereaksi terhadap benda asing tersebut dengan memproduksi air mata lebih banyak untuk mencoba membersihkannya. Namun, air mata yang berlebihan ini justru dapat memperparah sensasi mengganjal dan membuat mata terasa lebih basah.

Rasa gatal yang timbul juga merupakan respons alami tubuh terhadap iritasi. Ketika partikel abu terus menerus bersentuhan dengan mata, saraf di sekitar area tersebut akan terstimulasi, menghasilkan sensasi gatal yang terkadang sulit ditahan. “Mengucek mata saat terkena abu vulkanik justru sangat berbahaya karena dapat memperparah luka goresan pada kornea dan meningkatkan risiko infeksi,” tegas dr. Bayu.

Lebih lanjut, dr. Bayu menekankan pentingnya tindakan pencegahan dan penanganan yang tepat. Ia menyarankan agar segera membersihkan mata dengan air bersih mengalir jika terkena abu vulkanik. Penggunaan tetes mata steril juga dapat membantu meredakan iritasi. Jika gejala tidak membaik atau justru memburuk, konsultasi dengan dokter spesialis mata adalah langkah yang paling bijak untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Bagikan: Facebook X WhatsApp