Tuesday, 1 September 2026
BREAKING
DUNIA

Asap Karhutla Indonesia Cemari Udara Malaysia, Beberapa Wilayah Berstatus Bahaya

Oleh Heni Maulidya September 1, 2026 57 minutes lalu 0 komentar

Kualitas udara di sejumlah wilayah Malaysia dilaporkan memburuk secara signifikan pada Senin, 31 Agustus, akibat dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Indonesia. Situasi ini memaksa otoritas setempat untuk menaikkan status kewaspadaan.

Pusat data Indeks Pencemaran Udara (API) Malaysia mencatat bahwa beberapa lokasi telah mencapai angka yang mengkhawatirkan. Laporan terkini pada pukul 17.00 waktu setempat menunjukkan bahwa Sri Aman di Sarawak mencatat skor API tertinggi dengan 425, yang dikategorikan sebagai ‘Berbahaya’.

Selain Sri Aman, beberapa daerah lain juga mengalami penurunan kualitas udara yang drastis. Kuching, juga di Sarawak, berada di level ‘Tidak Sihat’ dengan skor 105. Kota Samarahan mencatat 89, sementara di Semenanjung Malaysia, Banting di Selangor melaporkan skor 104, juga dalam kategori ‘Tidak Sihat’. Wilayah lain seperti Kuala Selangor (94) dan Putrajaya (82) juga terdampak.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa partikel halus di udara telah mencapai tingkat yang membahayakan kesehatan. Otoritas kesehatan setempat telah mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan atau jantung.

Pejabat terkait di Malaysia terus memantau perkembangan kualitas udara dan berkoordinasi dengan pihak Indonesia untuk menanggulangi sumber asap. Upaya pemadaman karhutla di Indonesia menjadi kunci utama untuk memperbaiki kondisi udara di Malaysia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp