Wednesday, 22 July 2026
BREAKING
DUNIA

AS-Arab Saudi Sepakati Program Nuklir, Israel Beri Perhatian Khusus

Oleh Rini Widiyarti July 22, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Amerika Serikat dilaporkan akan segera mengumumkan kesepakatan yang memungkinkan Arab Saudi mengembangkan program nuklir. Perjanjian ini menjadi tonggak sejarah bagi ambisi energi nuklir Kerajaan Arab Saudi yang telah lama tertunda, namun diprediksi akan memicu kekhawatiran di Israel dan di kalangan beberapa anggota Kongres AS.

Kesepakatan tersebut, jika terealisasi, akan menjadi salah satu pencapaian signifikan bagi pemerintahan Presiden Joe Biden dalam upaya menahan pengaruh Iran di kawasan Timur Tengah. Namun, detail spesifik mengenai bagaimana program nuklir tersebut akan diawasi dan batasan-batasannya masih menjadi fokus utama perdebatan.

Sumber yang mengetahui negosiasi ini menyebutkan bahwa kesepakatan tersebut mencakup komitmen Arab Saudi untuk tidak memperkaya uranium di dalam negeri dan tidak mengembangkan fasilitas pengolahan kembali (reprocessing) bahan bakar nuklir bekas. Sebagai gantinya, AS akan menyediakan bantuan teknologi dan pendampingan untuk pembangunan reaktor nuklir sipil.

Kabar mengenai kesepakatan ini telah memicu reaksi cepat dari Israel, yang secara historis sangat waspada terhadap proliferasi senjata nuklir di Timur Tengah. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan telah menyatakan keprihatinannya kepada pejabat AS dan menekankan perlunya pengawasan ketat terhadap setiap program nuklir di kawasan.

Beberapa anggota Kongres AS juga menyuarakan keraguan. Mereka menyoroti rekam jejak hak asasi manusia Arab Saudi dan potensi penyalahgunaan teknologi nuklir. Senator Ted Cruz, misalnya, telah berulang kali menyatakan bahwa AS seharusnya tidak memfasilitasi pengembangan teknologi nuklir oleh negara-negara yang dianggap tidak transparan.

Pemerintah AS sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai kesepakatan ini, namun para diplomat dilaporkan sedang bekerja keras untuk meredakan kekhawatiran yang muncul. Tujuan utama kesepakatan ini adalah untuk memberikan alternatif energi bersih bagi Arab Saudi sekaligus mencegah negara itu mengejar jalur pengembangan senjata nuklir secara independen, seperti yang dikhawatirkan dari Iran.

Kesepakatan ini diharapkan akan diumumkan dalam beberapa minggu mendatang, seiring dengan upaya AS untuk menstabilkan kawasan dan memperkuat aliansi strategisnya di Timur Tengah. Keputusan akhir dan implementasinya akan sangat bergantung pada bagaimana kekhawatiran dari Israel dan para legislator AS dapat diatasi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp